MANADO - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Sulawesi Utara. Seorang mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Yonatan Natanael Tampi, resmi mendapatkan apresiasi dari badan antariksa Amerika Serikat, National Aeronautics and Space Administration (NASA) atas kontribusinya di bidang keamanan siber (cybersecurity).
Pengakuan internasional tersebut diberikan melalui program NASA Vulnerability Disclosure Policy (VDP), sebuah mekanisme resmi yang memungkinkan peneliti keamanan independen melaporkan celah sistem secara bertanggung jawab. Yonatan dinilai berhasil menemukan serta melaporkan potensi kerentanan sistem yang berkontribusi dalam meningkatkan keamanan informasi lembaga antariksa terbesar di dunia itu.
Dalam surat resmi yang ditandatangani Acting Senior Agency Information Security Officer NASA, Tamiko Fletcher, disebutkan bahwa laporan yang disampaikan tidak hanya membantu mengidentifikasi risiko keamanan, tetapi juga memperkuat perlindungan integritas serta ketersediaan sistem informasi NASA.
Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, pengakuan dari lembaga internasional sekelas NASA menjadi bukti konkret bahwa mahasiswa vokasi Indonesia memiliki kompetensi global dan mampu bersaing di tingkat dunia.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan talenta digital unggul yang relevan dengan kebutuhan industri teknologi modern, khususnya di bidang cybersecurity,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut mencerminkan perkembangan kualitas pendidikan teknologi informasi di Polimdo yang terus diarahkan pada penguatan keterampilan praktis, inovasi digital, serta kesiapan menghadapi transformasi teknologi global.
Di tengah meningkatnya ancaman siber secara global, kemampuan keamanan digital kini menjadi kebutuhan strategis lintas sektor, mulai dari pemerintahan hingga industri teknologi tinggi. Capaian Yonatan dinilai menjadi contoh nyata bahwa generasi muda daerah mampu berkontribusi langsung dalam ekosistem teknologi internasional.
Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Polimdo sebagai perguruan tinggi vokasi yang konsisten melahirkan sumber daya manusia berstandar internasional, sekaligus membawa nama Manado dan Indonesia semakin diperhitungkan dalam perkembangan teknologi dunia.


