RATAHAN - Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan sidak pasar terkait kelangkaan kelapa.
Ketua Satgas TPID Mitra, Janny Rolos menyatakan, pihaknya mengandeng pihak kepolisian dan TNI naik turun lapangan guna memastikan, tidak ada pedagang atau ritel yang memanfaatkan kelangkaan minyak kelapa dengan melakukan penimbunan.
"Sudah beberapa kecamatan kami lakukan sidak. Baik pedagang maupun ritel, kami pantau stok bahkan penjualan khususnya minyak kelapa," kata Rolos sekaligus Assiten 2 Pemkab Mitra.
Lanjut dikatakan Rolos, untuk mengantisipasi agar masyarakat mendapatkan minyak kelapa secara merata tanpa diambil untung secara sepihak oleh pembeli. Pihaknya mengintruksikan bagi pedagang maupun ritel, untuk pembeli minyak kelapa satu orang satu kemasan saja.
"Ini untuk mengantisipasi kelangkaan agar masyarakat merata mendapatkan minyak kelapa ditengah kelangkaan saat ini. Memang didapati ada pedagang yang menjual sudah melebihi harga eceran tetapi masih wajar. Karena menurut pengakuan mereka, harus mencari keluar Mitra untuk mendapatkan minyak kelapa," ucap Rolos, sembari menyebut pihaknya sejauh ini belum mendapati pedagang ataupun ritel yang melakukan penimbunan minyak kelapa.
Mantan Kasat Pol PP ini mewarning, akan menindak tegas bagi para pedagang maupun ritel yang coba-coba melakukan penimbunan lantas menjual dengan harga tinggi kepada masyarakat.
"Yang pasti kalau kami dapat adanya penimbunan baik pedagang ataupun ritel, kami akan tindak tegas. Pada prinsipnya kami akan terus melakukan pemantauan secara bertahap," tukas Rolos. (**n4)

