Kakas. SMNC - Peristiwa kebakaran kembali mengguncang Kabupaten Minahasa. Sebuah rumah semi permanen milik keluarga Rumambi–Assa di Desa Tumpaan Jaga II, Kecamatan Kakas, hangus dilalap api pada Kamis malam, 22 Januari 2026, sekitar pukul 19.00 Wita. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta.
Rumah berukuran 8 x 10 meter, yang didominasi material kayu dan beton, mengalami kerusakan parah akibat ganasnya amukan si jago merah. Api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bangunan.
Pemilik rumah, Natje Assa (65), menuturkan kebakaran pertama kali diketahui saat dirinya berada di ruang tamu bersama cucu-cucunya.
“Cucu saya melihat seekor kucing di belakang rumah. Saat saya ke belakang untuk memeriksa, api sudah terlihat di dapur. Saya langsung menyelamatkan cucu-cucu ke jalan sambil berteriak minta tolong,” ungkap Natje.
Saksi mata Rio Ratumbuysang (35), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengaku awalnya hanya mendengar teriakan.
“Saat saya lihat Chen Assa keluar rumah, dapur sudah terbakar. Saya langsung mematikan pembatas listrik, warga kemudian berdatangan membantu. Ada suara ledakan ketika api sudah membesar,” jelasnya.
Hukum Tua Desa Tumpaan Jaga II, Jonly Derek (42), mengatakan dirinya segera menuju lokasi setelah menerima laporan warga.
“Saat saya tiba, seluruh bangunan sudah terbakar. Kami bersama masyarakat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu mobil pemadam,” ujarnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dengan satu unit mobil damkar. Berkat penanganan cepat, api tidak sempat merembet ke rumah warga lainnya.
Sementara itu, Kapolsek Kakas IPDA Fegy Lumantow, SH, menyampaikan pihak kepolisian telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian.
Langkah yang diambil meliputi olah TKP awal, pengumpulan keterangan saksi, membantu pembersihan puing, koordinasi dengan Unit Identifikasi dan Reskrim Polres Minahasa, serta pendokumentasian untuk laporan pimpinan.
“Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan,” tegasnya.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan tingginya risiko kebakaran, khususnya pada rumah berbahan kayu. Warga diimbau lebih waspada, rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dan alat pemanas dalam kondisi aman, serta menyiapkan alat pemadam kebakaran sederhana di rumah sebagai langkah antisipasi. (Jem)

.jpg)
