Iklan

Iklan

Iklan

Iklan
Tahun Baru Imlek

Iklan

Pilhut Minahasa Belum Jalan, 131 Desa Sudah ‘Panas’: Janji Tahapan 26 Februari Dipertanyakan Warga

Swara Manado News
Selasa, 10 Maret 2026, 19:11 WIB Last Updated 2026-03-10T11:11:45Z


Minahasa – Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di Kabupaten Minahasa yang sempat dijanjikan mulai 26 Februari 2026 hingga kini belum juga berjalan. Kondisi ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat, terutama di 131 desa yang akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut.


Meski tahapan resmi belum dimulai, suasana politik di desa-desa justru sudah memanas. Dari pantauan media ini, sejumlah figur yang disebut-sebut bakal maju sebagai calon hukum tua mulai aktif melakukan pertemuan hingga kegiatan kumpul-kumpul dengan warga untuk menggalang dukungan.


Fenomena ini dinilai sebagai dampak dari belum jelasnya kepastian waktu pelaksanaan tahapan Pilhut oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa.


Padahal sebelumnya, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, MSi sempat menyampaikan bahwa tahapan Pilhut serentak akan mulai digelar pada 26 Februari 2026. Namun hingga memasuki minggu kedua Maret, tahapan yang dimaksud belum juga terlihat.


Situasi ini membuat masyarakat mulai mempertanyakan konsistensi pemerintah daerah dalam menyampaikan jadwal pelaksanaan Pilhut.


Dalam beberapa kesempatan, Bupati Robby Dondokambey meminta masyarakat tetap bersabar menunggu tahapan dimulai serta menjaga keamanan dan ketertiban di desa.


“Masyarakat kiranya bersabar dan tetap menjaga keamanan serta menghindari konflik antar warga,” ujar Bupati.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Minahasa Lynda Watania sebelumnya menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilhut serentak telah mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


Menurutnya, Pemkab Minahasa juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,9 miliar dari APBD untuk membiayai seluruh tahapan Pilhut, mulai dari pembentukan panitia hingga pelantikan hukum tua terpilih.


“Surat dari Kemendagri sudah ada. Anggaran juga sudah disiapkan agar seluruh tahapan berjalan lancar dan transparan,” jelas Watania.


Di sisi lain, Asisten I Setdakab Minahasa Drs. Reviva Maringka, MSi menyebutkan bahwa saat ini pemerintah daerah masih mempersiapkan kegiatan launching Pilhut sebagai tanda dimulainya tahapan resmi.


“Untuk saat ini sementara dipersiapkan launching dan diharapkan segera dilaksanakan dalam waktu dekat,” katanya.


Hal senada disampaikan Kepala Dinas PMD Minahasa Alexander Mamesah, MSi. Ia mengatakan secara teknis persiapan sudah hampir rampung, namun pelaksanaan masih menunggu kesiapan pengamanan dari pihak kepolisian.


“Kami sudah koordinasi dengan Kapolres dan Dandim. Untuk Minahasa sudah selesai, tinggal menunggu koordinasi dengan Kota Tomohon dan Kota Manado karena masuk wilayah Minahasa III,” ungkap Mamesah saat dihubungi, Selasa (10/03/2026).


Di tingkat kecamatan, situasi juga mulai terasa. Camat Eris Viktor Sengke, SE mengatakan terdapat empat desa di Kecamatan Eris yang akan menggelar Pilhut, yakni Touliang Oki, Maumbi, Watumea dan Telap.


Namun hingga kini tahapan belum dapat dimulai karena masih menunggu launching dari Pemkab Minahasa.


“Para kandidat saat ini belum bisa disebut calon karena pendaftaran saja belum dibuka,” jelas Sengke.


Sesuai informasi sebelumnya, tahapan Pilhut akan berlangsung sekitar 72 hingga 90 hari, sementara jadwal pemungutan suara sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati Minahasa.


Sementara itu, warga Desa Touliang Oki Moody Karamoy berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian agar kondisi di masyarakat tidak semakin liar.


“Saat ini masyarakat sudah mulai kumpul-kumpul. Kalau tidak ada kepastian, pengeluaran para kandidat akan semakin besar. Pemerintah harus konsisten dengan penyampaiannya,” tegasnya. (Waseng)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pilhut Minahasa Belum Jalan, 131 Desa Sudah ‘Panas’: Janji Tahapan 26 Februari Dipertanyakan Warga

Terkini

Iklan