Tolitoli, 13 Maret 2026 – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) terus memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Tolitoli, perusahaan listrik negara ini menggelar kegiatan Safari Ramadan bertajuk “Muliakan Penjaga Kalam Ilahi”, yang diisi dengan santunan bagi anak yatim serta penghargaan kepada para guru mengaji di wilayah Tolitoli.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 35 anak yatim menerima santunan, sementara para guru mengaji yang selama ini mengabdikan diri dalam pendidikan Al-Qur’an turut mendapatkan apresiasi atas dedikasi mereka membina generasi muda.
General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional YBM PLN yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para pegawai Muslim PLN.
Menurutnya, keberadaan PLN tidak hanya berfungsi menghadirkan listrik yang menerangi rumah-rumah masyarakat, tetapi juga menghadirkan energi kebaikan bagi lingkungan sekitar.
“Kami percaya keberlangsungan bisnis PLN tidak terlepas dari doa masyarakat, termasuk para guru mengaji dan anak-anak yatim. Kehadiran kami di sini adalah upaya memastikan bahwa energi yang kami kelola tidak hanya menerangi secara fisik, tetapi juga menjadi lentera kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat,” ujar Usman.
Ia menambahkan bahwa para guru mengaji memiliki peran strategis dalam menjaga moralitas bangsa, karena mereka membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai Al-Qur’an di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Guru mengaji adalah penjaga Kalam Ilahi. Mereka mendidik generasi dengan nilai-nilai kebaikan. Sudah sepatutnya dedikasi mereka kita muliakan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua YBM PLN UP3 Tolitoli, Icuk Sulistianto, menjelaskan bahwa penerima manfaat program ini dipilih secara selektif agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Selain santunan uang tunai, para penerima juga mendapatkan paket bingkisan sebagai bentuk perhatian PLN dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Para guru mengaji memiliki peran besar namun sering kali kurang mendapat perhatian. Melalui Safari Ramadan ini kami ingin menyampaikan bahwa mereka tidak sendiri. Keluarga besar PLN sangat menghargai setiap huruf Al-Qur’an yang mereka ajarkan kepada anak-anak kita,” tutur Icuk.
Kegiatan Safari Ramadan ini turut dihadiri jajaran manajemen PLN, perwakilan Serikat Pekerja (SP) PLN UID Suluttenggo, serta tokoh masyarakat setempat. Suasana haru dan penuh kehangatan terasa saat prosesi penyerahan santunan, ketika anak-anak yatim menerima perhatian dan dukungan dari para pegawai PLN.
Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada nilai kemanusiaan. Melalui semangat “Menjejak Manfaat, Menebar Berkah”, PLN berharap kehadirannya tidak hanya dirasakan melalui keandalan pasokan listrik, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan langkah ini, PLN optimistis dapat terus memperkuat harmoni antara korporasi dan masyarakat, sekaligus mendorong budaya berbagi demi kemajuan daerah, khususnya di wilayah Tolitoli dan sekitarnya.






