MANADO, 16 April 2026 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menggelar Gerakan Pangan Murah untuk menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang perayaan . Program ini digelar di , Kamis (16/4/2026), dan langsung diserbu warga sejak dibuka.
Kegiatan strategis ini dipimpin oleh Gubernur Sulawesi Utara , didampingi Wakil Gubernur . Langkah ini menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan serta menekan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan jelang hari besar keagamaan.
Sejumlah komoditas utama dijual dengan harga jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar. Di antaranya beras SPHP 5 kilogram hanya Rp58.000, bawang putih Rp30.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.000 per liter, telur ayam Rp59.000 per baki, serta daging ayam Rp36.500 per ekor.
Program ini disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain membantu meringankan beban ekonomi warga, Gerakan Pangan Murah juga diharapkan mampu menekan laju inflasi daerah.
Pemerintah menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli serta memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan stabil.
“Marijo! Datang dan belanja di Gerakan Pangan Murah,” menjadi ajakan yang digaungkan pemerintah kepada warga Manado dan sekitarnya agar memanfaatkan program tersebut.
Gerakan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Sulut dalam mewujudkan stabilitas ekonomi daerah menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.


