Manado, 8 April 2026 - Perayaan Paskah Nasional 2026 di kawasan Pohon Kasih, Megamas, Kota Manado, berlangsung khidmat sekaligus menggugah semangat persatuan lintas umat. Ribuan jemaat dari berbagai denominasi gereja memadati lokasi, menyatukan doa dalam momentum sakral yang sarat makna spiritual dan kebangsaan.
Kegiatan ini tak sekadar menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga panggung persatuan yang mencerminkan kuatnya toleransi di Indonesia. Suasana penuh kekhusyukan terlihat sejak awal acara, dengan jemaat yang datang dari berbagai wilayah menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti rangkaian ibadah.
Sorotan utama tertuju pada pesan yang disampaikan Utusan Khusus Presiden RI, . Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi persatuan di tengah keberagaman yang menjadi identitas bangsa.
“Kita harus bersatu. Ini sangat penting. Hari ini kita mengenang peristiwa lebih dari 2.000 tahun lalu, sebuah pengorbanan besar Tuhan Yesus Kristus. Momentum ini mengingatkan kita untuk hidup dalam kasih dan persatuan,” tegas Hashim di hadapan ribuan jemaat.
Adik Presiden RI itu juga menilai bahwa perayaan Paskah Nasional di Manado merupakan simbol nyata keberhasilan Indonesia dalam menjaga harmoni antarumat beragama. Ia menyebut, pesan damai dari perayaan ini tidak hanya relevan di dalam negeri, tetapi juga penting untuk disuarakan ke dunia internasional.
Menurutnya, semangat Paskah harus menjadi energi kolektif untuk memperkuat solidaritas sosial, terutama di tengah tantangan global yang kerap memicu perpecahan.
Perayaan ini pun menegaskan posisi Kota Manado sebagai salah satu barometer toleransi dan kerukunan di Indonesia, di mana nilai-nilai kasih, pengorbanan, dan persatuan terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.


