TOMOHON - Suasana penuh haru dan sukacita menyelimuti Panti Asuhan Nazaret Tomohon saat Komisi Wanita Kaum Ibu (WKI) GMIM Wilayah Manado Timur V melaksanakan program kerja “Anjangsana Berbagi Kasih”, (Sabtu 4/7).
Kehadiran rombongan pelayanan itu bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi menjadi momentum mempererat kasih, kepedulian, dan pelayanan diakonia kepada anak-anak panti asuhan.
Rombongan dipimpin langsung Penatua Ibu Mamahit Mokosolang bersama Ketua Badan Pekerja Majelis (BPM) Wilayah Manado Timur V, Pdt. Jenny Nietje Pinaria, M.Th. Kedatangan mereka disambut hangat pengurus Yayasan Panti Asuhan Nazaret bersama sekitar 50 anak panti yang tampak antusias menyambut para tamu penuh kasih itu.
Ibadah pelayanan diakonia berlangsung khidmat dan penuh makna. Firman Tuhan yang dipimpin langsung oleh Pdt. Jenny Nietje Pinaria, M.Th mengangkat pembacaan Alkitab dari Efesus 6:2-9, yang menekankan pentingnya kasih, penghormatan, ketulusan hati, serta hidup dalam takut akan Tuhan.
Dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan itu, anak-anak panti terlihat begitu bahagia menerima perhatian dan kasih dari para ibu-ibu Komisi Wanita Kaum Ibu Wilayah Manado Timur V. Tidak sedikit yang tampak terharu karena merasa diperhatikan dan dikuatkan secara rohani maupun sosial.
Diketahui, Panti Asuhan Nazaret Tomohon saat ini diasuh oleh sembilan orang pengasuh di bawah pimpinan Kepala Panti, Pdt. Santje Tombeg, S.Th. Kehidupan sehari-hari anak-anak panti terus dijalankan dengan semangat pelayanan dan pengabdian.
Sementara itu, Wilayah Pelayanan Manado Timur V sendiri menaungi lima jemaat GMIM yang tersebar di wilayah Perkamil dan Malendeng, yakni GMIM Sapta Marga Solafide Perkamil, GMIM Bethesda Perkamil, GMIM Golgota Bukit Ranomuut Permai Malendeng, GMIM Betania Malendeng, serta GMIM Agape Malendeng.
Pengurus Panti Asuhan Nazaret Tomohon menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan Komisi Wanita Kaum Ibu Wilayah Manado Timur V.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih karena telah datang membawa berkat dan berbagi kasih bersama anak-anak di Panti Asuhan Nazaret Tomohon. Kehadiran ibu-ibu semua menjadi penguatan dan sukacita besar bagi anak-anak kami,” ujar pengurus panti.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan gereja tidak hanya dilakukan di dalam gedung ibadah, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata menyentuh sesama yang membutuhkan kasih dan perhatian.



