MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan penguatan mutu pelayanan Keluarga Berencana (KB) harus menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan langsung masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara saat membuka Forum Koordinasi Pengendalian Mutu Pelayanan KB Tingkat Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (21/8/2026).
Forum tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan pelayanan KB berjalan aman, bermutu, terstandar, dan berkelanjutan.
Sekprov menegaskan, pelayanan KB tidak sekadar berkaitan dengan penyediaan alat maupun metode kontrasepsi. Lebih dari itu, KB merupakan bagian penting dari pembangunan keluarga, perlindungan kesehatan ibu dan anak, serta pengendalian kependudukan.
“Mutu pelayanan KB bukan sekadar target program, tetapi menyangkut keselamatan, hak, dan masa depan keluarga Sulawesi Utara,” tegasnya.
Menurutnya, pengendalian mutu tidak boleh berjalan secara sektoral. Pemerintah provinsi, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil dan KB, BPOM, pemerintah kabupaten/kota, fasilitas pelayanan kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya harus bergerak dalam satu kerangka koordinasi sesuai kewenangan masing-masing.
Sekprov juga mengingatkan agar forum koordinasi tidak berakhir sebatas kegiatan seremonial, dokumentasi, berita acara, dan rekomendasi.
“Jangan sampai setelah forum ini kita hanya memiliki dokumentasi kegiatan, berita acara dan rekomendasi, tetapi tidak ada perubahan nyata dalam pelayanan,” ujarnya.
Ia menekankan, keberhasilan pengendalian mutu harus diukur dari dampaknya di lapangan. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang lebih baik, informasi yang lengkap, layanan yang aman dan sesuai standar, serta penanganan cepat ketika muncul persoalan.
Pemprov Sulut pun menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan KB sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Forum tersebut diharapkan menghasilkan komitmen bersama, pembagian peran yang jelas, monitoring dan evaluasi berbasis indikator, serta tindak lanjut konkret terhadap berbagai persoalan pelayanan KB di Sulawesi Utara.
Satu komitmen, satu koordinasi, satu standar mutu, dan satu tujuan: memastikan pelayanan KB terbaik bagi keluarga Sulawesi Utara.


