MANADO – Pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) memasuki babak baru. Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Bolmut, kini mendapat mandat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bolmut.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) berupa Nota Dinas tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) di Aula Mapalus, Rabu (23/9/2026).
Penunjukan Aditya Pontoh berlangsung di tengah situasi pemerintahan Bolmut setelah Bupati Sirajudin Lasena tersandung perkara hukum yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sirajudin sebelumnya terjaring OTT KPK pada Senin (21/9/2026). KPK menyatakan total 14 orang diamankan dalam operasi tersebut dan menyebut perkara berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara terkait proyek di lingkungan Pemkab Bolmut.
Sehari setelah OTT, Sirajudin keluar dari Gedung Merah Putih KPK dengan mengenakan rompi tahanan. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Bolmut dan meminta agar proses hukum yang dihadapinya didoakan.
Aditya Pontoh bukan sosok baru dalam pemerintahan Kabupaten Bolmut.
Ia merupakan Wakil Bupati Bolmut periode 2025–2030 yang berpasangan dengan Sirajudin Lasena pada Pilkada Bolmut 2024.
Pasangan Sirajudin Lasena–Mohammad Aditya Pontoh ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih setelah memperoleh 18.479 suara atau 34,69 persen dari total suara sah.
Keduanya kemudian dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bolmut periode 2025–2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Dengan mandat baru tersebut, Aditya kini berada di posisi strategis untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Bolmut tetap berjalan.
Sebelum masuk ke dunia politik, Aditya Pontoh tercatat pernah berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.
Ia menjalani karier sebagai ASN sekitar delapan tahun, sejak 2014 hingga 2022.
Setelah itu, Aditya memilih terjun ke dunia politik dan aktif sebagai kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ia juga pernah menjabat Wakil Ketua DPC PPP Bolmut bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) periode 2021–2025.
Di organisasi kepemudaan, Aditya pernah aktif sebagai Korcam KNPI Bolangitang Barat serta Ketua KPMI Bolmong Utara.
Aditya Pontoh merupakan putra mantan Bupati Bolmut Depri Pontoh.
Ia lahir di Kotamobagu pada 13 Maret 1990. Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN 1 Mogolaing, kemudian SMP Negeri 1 Kotamobagu dan SMA Negeri 1 Kotamobagu.
Aditya selanjutnya menempuh pendidikan di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan meraih gelar Sarjana Ilmu Politik (S.IP) pada 2011.
Karier politiknya terus berkembang hingga akhirnya dipercaya mendampingi Sirajudin Lasena dalam Pilkada Bolmut 2024.
Kini, setelah Sirajudin menghadapi proses hukum KPK, Aditya Pontoh mendapat mandat menjalankan roda pemerintahan Bolmut sebagai Plt Bupati.
Penyerahan Nota Dinas oleh Gubernur YSK di Aula Mapalus, Rabu (23/9/2026), sekaligus menandai babak baru pemerintahan Bolmut dengan tantangan utama memastikan pelayanan publik dan administrasi pemerintahan tetap berjalan di tengah proses hukum yang sedang berlangsung.


