MANADO — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara menjadi refleksi penting untuk memperkuat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Hal itu disampaikan Ketua Umum Putra Putri Literasi Sulawesi Utara, Standius Bara Prima. Menurutnya, usia 62 tahun bukan sekadar angka, tetapi menggambarkan perjalanan panjang sekaligus semakin matangnya pemerintahan dan pembangunan di Sulawesi Utara.
“Usia 62 tahun Provinsi Sulawesi Utara melambangkan kedewasaan suatu pemerintahan daerah. Moto ‘Sulut Melaju’ yang ditetapkan tahun ini menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus melaju menuju Sulut yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Standius.
Ia menilai, peringatan HUT ke-62 harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi atas perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat semangat menghadapi tantangan ke depan.
Menurut Standius, pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada pembangunan fisik. Peningkatan kualitas manusia juga harus menjadi bagian penting dari agenda pembangunan Sulawesi Utara.
Karena itu, sebagai Ketua Umum Putra Putri Literasi Sulut, ia turut menaruh perhatian terhadap perkembangan indeks dan budaya literasi di daerah.
Standius berharap penguatan budaya literasi dapat berjalan beriringan dengan pembangunan Sulut. Literasi, menurutnya, memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, kemampuan berpikir kritis, serta mampu beradaptasi menghadapi perubahan.
“Pembangunan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM. Kita membutuhkan generasi yang unggul, berdaya saing dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” katanya.
Ia menambahkan, semangat “Sulut Melaju” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan peringatan HUT provinsi. Semangat tersebut perlu diterjemahkan menjadi gerakan pembangunan yang menyentuh berbagai sektor, termasuk pendidikan, literasi dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Dengan usia yang telah mencapai 62 tahun, Standius berharap Sulawesi Utara semakin mampu memperkuat fondasi pembangunan sekaligus membuka ruang lebih besar bagi generasi muda untuk mengambil bagian dalam perjalanan menuju Sulut yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.


