Jakarta - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar Ibadah dan Perayaan Natal bersama yang berlangsung khidmat dan penuh makna di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Polda Metro Jaya dan menjadi simbol kuat sinergi pers dan kepolisian di tengah tantangan global yang kian kompleks.
Mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan Natal PWI Pusat dinilai sangat relevan dengan kondisi bangsa dan dunia saat ini yang dihadapkan pada krisis multidimensi, mulai dari bencana alam hingga ketegangan geopolitik global.
Pengkhotbah Natal, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, menegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan peristiwa keselamatan yang membawa harapan nyata bagi manusia. Mengutip Matius 1:21–24, ia menyampaikan bahwa kelahiran Yesus adalah jawaban Tuhan atas dosa dan pergumulan manusia.
“Natal mengajak kita melihat lebih dalam makna keselamatan. Yesus hadir untuk menyelamatkan umat-Nya, dan kabar sukacita itu dimulai dari keluarga,” ujar Irjen Tahi Monang dalam khotbahnya.
Sementara itu, Romo Yos Bintoro, Wakil Uskup bagi umat Katolik di lingkungan TNI–Polri, menilai perayaan Natal PWI Pusat sebagai simbol kekompakan dan harapan. Ia menyebut sinergi PWI dan Polri sebagai terang yang menyala di tengah dunia yang “tidak sedang baik-baik saja”.
“Seperti lilin Natal, sinergi ini menjadi cahaya dan harapan. Perubahan besar dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil kehidupan manusia,” tutur Romo Yos.
Dalam rangkaian doa bersama, jemaat juga mendoakan bangsa Indonesia, khususnya masyarakat yang terdampak banjir, longsor, serta kenaikan air laut yang menyebabkan kehilangan tempat tinggal. Doa dipanjatkan agar Natal membawa inspirasi, penghiburan, dan kekuatan bagi seluruh umat.
Ketua Panitia Natal PWI Pusat, Edison Siahaan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara dengan lancar dan penuh sukacita.
“Saya merinding dan gemetar melihat acara ini berjalan dengan baik. Terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah mendukung,” ungkapnya.
Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 ini diharapkan semakin memperkuat silaturahmi, toleransi, dan persaudaraan di tengah keberagaman bangsa. Ia juga mengingatkan peran strategis wartawan dalam mencerahkan kehidupan berbangsa.
“Wartawan harus menjadi lilin-lilin kecil yang menerangi bangsa melalui karya jurnalistik yang bertanggung jawab,” tegasnya.
Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan salam Natal dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang berhalangan hadir karena agenda lain. Irjen Sandi juga menyinggung dinamika global yang penuh tantangan, namun optimistis Indonesia tetap berada di jalur positif.
“Dengan penyertaan Tuhan, bangsa ini tetap kuat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5,5 persen dan berada di peringkat tiga negara G20,” ujarnya.
Perayaan Natal PWI Pusat turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Dewas KPK Dr Benny Jozua Mamoto, Dirut LKBN Antara Beni Siga Butarbutar, Dirut TVRI Iman Brotoseno, Dirut RRI I. Hendrasmo, serta Dirut Kompas TV Rosiana Silalahi, bersama jajaran pengurus PWI Pusat.
Panitia Natal PWI Pusat yang diketuai Edison Siahaan didukung oleh Yoga, Jimmy Endey, Sumber Rajasa Ginting, Mercys Charles Loho, Baren Antonio Siagian, Wilson Lumi, Raldy Doy, Hengky Lumbantoruan, Naek Pangaribuan, Ferry Adyanto, Chelsea Chan, dan Aldi Gultom, yang berperan besar menyukseskan kegiatan tersebut.


