Iklan

LITERASI MENGGEMA DI BOLMUT! Bara Lumbaa Pimpin Gerakan Anak Muda, Ingatkan Bahaya Era Algoritma

Swara Manado News
Kamis, 23 April 2026, 14:40 WIB Last Updated 2026-04-23T06:42:43Z



BOLMUT  - Semangat literasi membara di SMA Negeri 1 Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dalam peringatan , Kamis (23/4/2026).


Sosok muda inspiratif, Standius Bara Prima Lumbaa, tampil memimpin langsung kampanye literasi bertajuk “Menjahit Harapan, Merajut Masa Depan” di hadapan ratusan pelajar, tenaga pendidik, dan tokoh daerah.


Kehadiran Bara yang juga menjabat Ketua Umum (PPLSU) menjadi magnet tersendiri. Dengan gaya santai namun sarat makna, ia langsung membakar semangat generasi muda agar lebih sadar akan pentingnya literasi di tengah derasnya arus digital.


“Saya masih kagum dengan penyambutan luar biasa ini. Ini menjadi energi bagi kami untuk terus bergerak menyebarkan semangat literasi,” ujar Bara di hadapan peserta.


Tak sekadar kampanye biasa, Bara menegaskan bahwa gerakan ini membawa misi besar: mendongkrak indeks literasi di Sulawesi Utara, sekaligus membangun generasi yang kritis dan cerdas dalam menyaring informasi.


Ia menyoroti ancaman nyata di era algoritma digital, di mana informasi yang muncul seringkali hanya berdasarkan preferensi pengguna.


“Kita hidup di era algoritma. Apa yang kita suka, itu yang terus muncul. Di sinilah pentingnya literasi digital agar kita tidak mudah terjebak informasi menyesatkan,” tegasnya.


Lebih jauh, Bara juga mengingatkan generasi muda agar tidak bergantung secara berlebihan pada teknologi, termasuk kecerdasan buatan.


“Gunakan teknologi untuk membantu hidup, tapi jangan sampai kita ‘menuhankan’ teknologi. Tetap kritis dan bijak,” pesannya tajam.


Kampanye ini merupakan bagian dari program berkelanjutan PPLSU yang menyasar sekolah-sekolah di berbagai wilayah. SMA Negeri 1 Bintauna menjadi titik keempat dari rangkaian gerakan tersebut.


Sementara itu, Bupati Bolaang Mongondow Utara, , memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang digagas Bara dan timnya.


“Literasi adalah kekuatan strategis. Investor tidak hanya melihat sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Daerah dengan masyarakat yang cerdas akan berkembang lebih cepat,” ungkapnya.


Ia pun mengajak seluruh elemen pemerintah, sekolah, komunitas, hingga generasi muda untuk menjadikan literasi sebagai gerakan bersama.


Kegiatan ini turut dihadiri akademisi, komunitas literasi, tenaga pendidik, serta ratusan siswa yang mengikuti acara dengan penuh antusias.


Melalui gerakan ini, Standius Bara Prima Lumbaa kembali menegaskan eksistensinya sebagai motor penggerak literasi anak muda di Sulawesi Utara mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya melek informasi, tetapi juga mampu berpikir kritis dan berdaya saing di era digital.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • LITERASI MENGGEMA DI BOLMUT! Bara Lumbaa Pimpin Gerakan Anak Muda, Ingatkan Bahaya Era Algoritma

Terkini

Iklan