MANADO - Langkah Gubernur Sulawesi Utara, memberikan bonus kepada atlet-atlet berprestasi Sulut dinilai bukan sekadar bentuk penghargaan biasa. Di balik penyerahan bonus tersebut, tersimpan pesan kuat bahwa pemerintah daerah mulai serius menjadikan olahraga sebagai bagian penting pembangunan daerah.
Penyerahan bonus yang berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Senin (25/5/2026), menjadi momentum penting bagi dunia olahraga Sulawesi Utara. Di tengah masih banyaknya keluhan soal minimnya perhatian terhadap atlet setelah bertanding, Pemerintah Provinsi Sulut justru tampil memberikan apresiasi nyata kepada para putra-putri daerah yang sukses mengharumkan nama Indonesia di level internasional.
Didampingi Sekretaris Provinsi Sulut dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulut , Gubernur Yulius menyerahkan bonus kepada atlet peraih emas SEA Games Thailand 2025, sebesar Rp30 juta.
Sementara atlet voli putra peraih medali perak, menerima Rp20 juta. Dua petinju putri Sulut, dan yang sukses merebut medali perunggu juga mendapatkan bonus masing-masing Rp10 juta.
Namun yang menarik, perhatian Pemprov Sulut tidak hanya tertuju pada atlet elite. Atlet pelajar hingga atlet paralimpik yang berprestasi di ajang ASEAN School Games Brunei Darussalam 2025, Pekan Olahraga Pelajar 2025 dan Pekan Paralimpik Pelajar 2025 juga ikut mendapat penghargaan.
Kebijakan ini dinilai menjadi sinyal perubahan pola pikir pemerintah terhadap dunia olahraga. Atlet tak lagi dipandang hanya saat bertanding, tetapi mulai ditempatkan sebagai aset daerah yang harus dijaga, dibina dan diapresiasi.
“Kalau atlet terus dibiarkan berjuang sendiri tanpa perhatian yang jelas, maka sulit berharap lahir prestasi besar secara berkelanjutan. Apa yang dilakukan Gubernur Yulius menjadi langkah positif untuk membangun kepercayaan atlet terhadap pemerintah,” ujar salah satu pemerhati olahraga Sulut.
Sebelumnya, Pemprov Sulut juga telah menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali pada ajang PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Konsistensi tersebut memperlihatkan bahwa perhatian terhadap olahraga bukan sekadar pencitraan sesaat, melainkan mulai diarahkan menjadi program pembinaan jangka panjang.
Di tengah persaingan olahraga nasional yang semakin ketat, langkah Pemprov Sulut ini diharapkan mampu menjadi pemicu lahirnya atlet-atlet baru yang siap membawa nama Sulawesi Utara bersinar di level nasional hingga internasional.


