![]() |
| SPBU Kapitu |
Dugaan Penyalahgunaan barcode Pertalite kembali terjadi di SPBU 74.953.01 Kapitu jalan trans Sulawesi, Amurang barat, Kabupaten Minahasa selatan, Sulawesi Utara, yang masuk wilayah hukum Polres Minahasa selatan.
Kali ini dugaan penyalahgunaan itu di posting di media sosial FB inisial HP, membeberkan kejadian dugaan penyalahgunaan barcode Pertalite yang terjadi di SPBU Kapitu.
Dari unggahan nya korban HP menuliskan, para pengguna barcode Pertalite harus berhati-hati atas penggunaan barcode oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
hari ini (13 Juli 2026) saya melakukan pengisian BBM Pertalite di SPBU Kairagi Manado,pada saat saya menunjukkan Qr untuk di Scan oleh petugas SPBU ternyata Qr saya tidak bisa sudah digunakan,pihak SPBU menunjukkan bahwa Qr saya baru saja melakukan pengisian pada SPBU di SPBU 74.953.01 sehingga saya tidak bisa melakukan pengisian BBM.
"Saya sangat kaget dan segera mencari di google lokasi SPBU 74.953.01 dan ternyata lokasi berada di kapitu ,tentu hal ini sangat ganjal karena mobil saya berada di Manado tapi tercatat melakukan pengisian BBM di kapitu Minahasa selatan"
Dan lebih mengherankan mobil saya kapasitas tangki pengisian hanya 45 liter,tetapi pada saat yang bersamaan ada pengisian sebanyak 75 liter Tulis HP pada unggahan media sosial miliknya yang di bagikan di grup Facebook Rakyat Minsel bicara, Senin, 13 Juli 2026
Mohon pihak yang berwenang dapat melakukan pengecekan terhadap pemakaian QR yang di lakukan oleh oknum-oknum di SPBU,khusunya petugas SPBU KAPITU
Ardi dari Pihak SPBU kapitu ketika di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan untuk operator yang melakukan pengisian kemarin dikenakan SP3
"Bos Kase SP3 operator yang isi kemarin"tulisnya singkat
Namun dirinya tidak menjelaskan sepenuhnya siapa yang di kenakan SP3 tersebut, dan ketika ditanyakan terkait apakah SPBU kapitu melakukan pengisian sesuai barcode atau tidak dirinya enggan menjawab.
Persoalan penyalahgunaan barcode ini sudah terjadi berkali – kali di minahasa selatan, namun belum pernah diungkap pihak kepolisian yang ada di wilayah Hukum Polres Minahasa selatan. Anehnya, petugas atau operator nozel memberikan izin pengisian saat melihat data dalam barcode dan kendaraan tidak sesuai.
(Angky)



