MANADO - Gubernur Sulawesi Utara kembali melakukan rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut. Kali ini, jabatan strategis Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulut resmi dijabat birokrat senior .
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Wisma Negara Gubernur Sulut, kawasan Bumi Beringin Manado, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Provinsi Sulut , para pejabat asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga tim ahli pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan semata keputusan pimpinan daerah, melainkan bagian dari amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Hari ini yang sebelumnya masih berstatus pelaksana tugas, kini resmi menjabat secara definitif. Ini bukan karena kehendak gubernur, tetapi karena Tuhan yang memilih dan mempersiapkan jalan,” ujar Yulius.
Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjunjung profesionalisme dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, rotasi dan perpindahan jabatan merupakan hal biasa dalam dinamika birokrasi.
“Bagi yang belum mendapat kesempatan atau mengalami pergantian tugas, terimalah dengan ikhlas dan jangan menyimpan rasa kecewa,” katanya.
Selain itu, Yulius menekankan bahwa ASN, TNI dan Polri memiliki tanggung jawab yang sama dalam melayani masyarakat dan membangun Sulawesi Utara.
“Tugas utama kita adalah melayani, bukan dilayani. Jadilah seperti padi, semakin berisi semakin merunduk,” tambahnya.
Dengan dilantiknya sebagai Kepala BKD Sulut definitif, diharapkan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Pemprov Sulut semakin profesional, transparan dan mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih serta berorientasi pada pelayanan publik.



