Iklan

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Instruksikan Daerah Pesisir Bergerak Cepat Usai Gempa M7,7 Filipina Berpotensi Tsunami

Swara Manado News
Senin, 08 Juni 2026, 09:03 WIB Last Updated 2026-06-08T01:03:36Z


Manado - Gubernur Sulawesi Utara bergerak cepat merespons gempabumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, Senin pagi (8/6/2026), yang dinyatakan BMKG berpotensi tsunami dan berdampak ke sejumlah wilayah pesisir di Sulawesi Utara.

Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang berada di kawasan pesisir untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah antisipasi lebih awal demi melindungi masyarakat.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Seluruh kepala daerah di wilayah pesisir diminta siaga penuh, memantau perkembangan informasi resmi BMKG dan segera melakukan langkah mitigasi,” tegas Gubernur.

Arahan tersebut disampaikan menyusul status SIAGA tsunami yang dikeluarkan BMKG untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, termasuk Kota Manado, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Kota Bitung, Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud.

Gubernur juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, BPBD, aparat keamanan hingga perangkat kecamatan dan kelurahan untuk memastikan jalur evakuasi aman dan dapat digunakan sewaktu-waktu apabila situasi berkembang.

Selain itu, masyarakat pesisir diimbau untuk sementara menjauhi area pantai dan tidak melakukan aktivitas di tepian laut hingga ada pernyataan resmi lebih lanjut dari BMKG dan pemerintah.

“Kita tidak boleh panik, tetapi juga tidak boleh lengah. Semua daerah pesisir harus siap menghadapi kemungkinan terburuk sebagai bentuk kewaspadaan,” lanjutnya.

Gempa yang terjadi pukul 06.37 WIB itu berpusat di laut pada kedalaman 47 kilometer atau sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara. BMKG menyebut gempa dipicu aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault) yang berpotensi memicu tsunami.

Getaran gempa turut dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Utara dan Indonesia Timur seperti Manado, Minahasa, Bitung, Gorontalo, Ternate hingga Palu.

Hingga saat ini belum dilaporkan adanya kerusakan besar maupun korban jiwa. Namun BMKG mencatat telah terjadi gempa susulan berkekuatan M6,7 sehingga masyarakat diminta tetap waspada dan tidak terpancing informasi hoaks.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memastikan terus berkoordinasi dengan BMKG, BNPB, TNI-Polri serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk memastikan langkah mitigasi berjalan maksimal demi keselamatan warga.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gubernur Sulut Yulius Selvanus Instruksikan Daerah Pesisir Bergerak Cepat Usai Gempa M7,7 Filipina Berpotensi Tsunami

Terkini

Iklan