MANADO – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Sulawesi Utara, Dr. Daniel Palit, SE, menyatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, untuk mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian yang ditinggalkan Sudaryono setelah dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurut Daniel Palit, dukungan tersebut didasarkan pada rekam jejak panjang Don Muzakir dalam memperjuangkan kepentingan petani, pengakuan negara melalui penghargaan Satyalancana Wirakarya, serta konsistensinya membangun organisasi tani hingga ke pelosok Indonesia.
"Pelantikan Bapak Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional membuka ruang estafet kepemimpinan baru di Kementerian Pertanian. Kami memandang Bapak Don Muzakir sebagai figur yang paling tepat melanjutkan amanah tersebut karena memiliki pengalaman, dedikasi, dan pemahaman yang kuat terhadap persoalan pertanian nasional," ujar Daniel Palit dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).
Daniel menilai penghargaan Satyalancana Wirakarya yang diterima Don Muzakir dari Presiden Prabowo Subianto pada awal 2026 menjadi salah satu bukti pengakuan negara atas kontribusinya terhadap pembangunan sektor pertanian.
Ia mengatakan, penghargaan tersebut mencerminkan dedikasi Don Muzakir dalam mengawal aspirasi petani di berbagai daerah serta memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan petani.
Daniel juga memaparkan tiga alasan utama yang menurutnya memperkuat kelayakan Don Muzakir.
Pertama, Don Muzakir dinilai memiliki kedekatan dengan petani di tingkat akar rumput melalui jaringan Tani Merdeka Indonesia yang telah berkembang di puluhan ribu desa di seluruh Indonesia.
Kedua, ia dinilai mampu menjembatani kepentingan petani dengan kebijakan pemerintah, termasuk mendorong distribusi pupuk bersubsidi, pengawasan bantuan pertanian, modernisasi sektor pertanian, serta mendukung program nasional yang melibatkan hasil produksi petani.
Ketiga, Daniel menilai Don Muzakir memiliki integritas serta visi jangka panjang dalam membangun ketahanan pangan nasional melalui penguatan sumber daya manusia, regenerasi petani, dan pengawasan terhadap pemanfaatan bantuan pemerintah.
"Beliau memiliki komitmen yang kuat terhadap kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan petani. Kami meyakini pengalaman serta rekam jejak yang dimiliki menjadi modal penting untuk melanjutkan program-program strategis di Kementerian Pertanian," katanya.
Di akhir pernyataannya, Daniel Palit berharap proses pengisian jabatan Wakil Menteri Pertanian dapat mempertimbangkan figur yang memiliki pengalaman lapangan, integritas, serta kapasitas dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Menurut pandangan kami, Don Muzakir memiliki kapasitas untuk menjaga kesinambungan program pertanian nasional sekaligus memperkuat sinergi antara sektor pangan dan kesejahteraan petani. Rekam jejak dan penghargaan yang telah diterimanya menjadi bagian dari alasan yang mendasari dukungan tersebut," tutup Daniel Palit.


