Manado – Kinerja perekonomian Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara dalam Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis 1 Juli 2026 memaparkan sejumlah indikator strategis ekonomi daerah yang mengalami pertumbuhan signifikan, mulai dari sektor ekspor, pariwisata hingga transportasi.
Data tersebut memperlihatkan bahwa denyut ekonomi Sulawesi Utara terus bergerak dinamis dan stabil di tengah tantangan ekonomi global. Berbagai sektor unggulan daerah menunjukkan performa yang menjanjikan seiring upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam memperkuat investasi, memperluas konektivitas, serta mendorong sektor pariwisata dan perdagangan internasional.
Di sektor perdagangan luar negeri, Sulawesi Utara mencatat capaian positif dengan nilai ekspor kumulatif Januari hingga Mei 2026 mencapai US$531,23 juta. Angka ini meningkat 4,98 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tak hanya itu, neraca perdagangan Sulut juga tetap mencatat surplus tinggi sebesar US$452,63 juta.
Capaian tersebut menegaskan daya saing komoditas ekspor Sulawesi Utara masih sangat kuat di pasar internasional. Stabilnya surplus perdagangan juga menjadi indikator penting bahwa sektor riil daerah tetap bertumbuh dan mampu menopang perputaran ekonomi regional.
Sementara itu, sektor pariwisata menunjukkan geliat yang semakin kuat. Pada Mei 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat mencapai 8.952 kunjungan. Di saat yang sama, perjalanan wisatawan nusantara menuju Sulawesi Utara menembus angka 1.233.099 perjalanan.
Lonjakan aktivitas wisata itu turut berdampak pada tingkat hunian hotel berbintang yang naik menjadi 45,95 persen. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha pariwisata, perhotelan, hingga UMKM yang bergantung pada sektor jasa dan kunjungan wisata.
Tak hanya perdagangan dan pariwisata, sektor transportasi juga memperlihatkan peningkatan aktivitas yang cukup signifikan. BPS mencatat jumlah kunjungan kapal pada Mei 2026 mencapai 952 unit. Sedangkan lalu lintas penerbangan tercatat sebanyak 867 penerbangan berangkat dan 865 penerbangan datang.
Peningkatan mobilitas masyarakat juga terlihat dari jumlah penumpang angkutan udara yang mencapai 142,60 ribu orang. Tingginya aktivitas transportasi ini mencerminkan semakin meningkatnya konektivitas antarwilayah sekaligus menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi dan perdagangan di Sulawesi Utara.
Berbagai capaian tersebut menjadi gambaran bahwa perekonomian Sulawesi Utara terus bergerak ke arah yang positif di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus Komaling, S.E. Pemerintah daerah dinilai terus mendorong penguatan sektor strategis guna menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan kompetitif.
Dengan tren pertumbuhan yang terus terjaga, Sulawesi Utara kini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan perkembangan ekonomi yang progresif di kawasan timur Indonesia.


