Iklan

Kepala Basarnas Sulut Bahas Pendirian Pos SAR di Minahasa, Respons Darurat dan Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Swara Manado News
Selasa, 28 Juli 2026, 06:15 WIB Last Updated 2026-07-27T22:15:08Z


MINAHASA
– Upaya memperkuat sistem penanggulangan bencana dan pelayanan pencarian serta pertolongan (SAR) di Kabupaten Minahasa terus dimatangkan. Kepala Basarnas Sulawesi Utara George L.M. Randang bersama jajaran melakukan kunjungan kerja dan audiensi dengan Bupati Minahasa Robby Dondokambey di Kantor Bupati Minahasa, Senin (27/7/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Bupati Robby Dondokambey didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Shandro Mogot beserta jajaran. Sementara rombongan Basarnas turut dihadiri Kasi Operasi Ida Bagus Nyoman Ngurah Asmara dan Kasubbag Umum Deddy Gosal.


Audiensi membahas sejumlah agenda strategis guna memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Basarnas Sulawesi Utara dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana serta mempercepat penanganan kondisi darurat.


Salah satu pembahasan utama adalah rencana pendirian Unit atau Pos Basarnas di Kabupaten Minahasa. Keberadaan pos tersebut diharapkan mampu memangkas waktu respons dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan, baik saat terjadi kecelakaan maupun kondisi kedaruratan lainnya.


Selain itu, kedua pihak juga membahas penguatan kolaborasi di berbagai sektor strategis.


Di bidang pendidikan, direncanakan pelaksanaan simulasi evakuasi bencana yang melibatkan siswa dan guru di sekolah-sekolah. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.


Pada sektor pariwisata, pembahasan difokuskan pada penerapan konsep Safety Tourism guna meningkatkan keamanan dan keselamatan wisatawan. Langkah yang direncanakan meliputi penempatan personel serta pos pantau SAR terpadu di kawasan Danau Tondano dan sejumlah pantai wisata di Kabupaten Minahasa.


Tak hanya itu, pengelola destinasi wisata dan pemandu lokal juga akan didorong mengikuti pelatihan penyelamatan di air (water rescue) sebagai bagian dari peningkatan standar pelayanan keselamatan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.


Sementara di sektor perikanan, sinergi diarahkan untuk memperkuat respons terhadap kecelakaan nelayan di laut maupun danau. Pembentukan pos siaga di titik-titik strategis diharapkan dapat mempercepat penanganan insiden seperti kapal karam, kecelakaan perahu, hingga laporan nelayan hilang.


Bupati Robby Dondokambey menyambut positif rencana penguatan kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa, BPBD, Basarnas, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan langkah penting dalam meningkatkan perlindungan serta keselamatan masyarakat.


Dengan sinergi yang semakin kuat, sistem kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Minahasa diharapkan semakin optimal, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di wilayah Minahasa. (Jem)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kepala Basarnas Sulut Bahas Pendirian Pos SAR di Minahasa, Respons Darurat dan Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Terkini

Iklan