MINAHASA — Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Frangky Wolayan, SE bersama istri menghadiri sekaligus mengikuti Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37 Jemaat GMIM Riedel Wawalintouan, Minggu (30/8/2026).
Ibadah syukur yang digelar di Gedung Gereja GMIM Riedel Wawalintouan, Kecamatan Tondano Barat, tersebut dirangkaikan dengan pelantikan dan serah terima pelayanan Ketua BPMJ GMIM Riedel Wawalintouan serta pelantikan Ketua BPMW Tondano Dua.
Dalam rangkaian pelayanan tersebut, dilakukan serah terima pelayanan dari Pdt. Dr. Dr. Anthonius Dan Sompe, M.Teol., M.Pd.K. kepada Pdt. Weldat D. Rintjap, M.Th. Selain itu, turut dilaksanakan pengutusan Pdt. Laurine L.E. Muntu.
Ibadah dipimpin Pdt. Djefry Saisab, S.Th., M.Si. selaku khadim. Dalam pelayanan firman, pembacaan Alkitab diambil dari Efesus 4:17-32.
Ibadah Syukur HUT ke-37 tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulawesi Utara Dr. Denny Mangala, M.Si.
Hadir pula Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP bersama Ketua TP-PKK Minahasa, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa serta para jemaat dan undangan.
Ketua DPRD Minahasa Frangky Wolayan menyampaikan apresiasi atas perjalanan pelayanan Jemaat GMIM Riedel Wawalintouan yang telah memasuki usia ke-37 tahun.
Menurutnya, momentum perayaan HUT tidak sekadar menjadi ungkapan syukur atas perjalanan jemaat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat iman, persaudaraan dan semangat pelayanan.
“Kiranya di usia ke-37 tahun ini, Jemaat GMIM Riedel Wawalintouan semakin dewasa dalam iman, terus menjadi berkat bagi masyarakat dan bersama-sama mendukung pembangunan di Kabupaten Minahasa,” ujar Frangky.
Ia juga menyampaikan selamat kepada para pelayan yang baru dilantik dan diutus. Frangky berharap amanah pelayanan yang dipercayakan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan dan semangat melayani.
Perayaan HUT ke-37 ini pun menjadi momentum bagi seluruh jemaat untuk terus mempererat kebersamaan serta meningkatkan peran gereja dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.


