MINAHASA UTARA — Kasus dugaan penganiayaan terjadi di salah satu rumah makan di Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (30/8/2026) dini hari.
Dalam kejadian tersebut, seorang warga bernama Bery Bertandus mengalami luka pada bagian perut setelah diduga ditikam oleh pria berinisial IT alias Isak.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman antara korban dan pelaku. Situasi kemudian memanas hingga pelaku diduga terbawa emosi dan melakukan penikaman secara spontan.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian perut dan telah mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi sementara, luka yang dialami korban tergolong ringan.
Sementara itu, IT alias Isak memilih bersikap kooperatif dengan menyerahkan diri ke Polsek Dimembe untuk menjalani proses hukum.
Pengacara IT, Doan Tagah, membenarkan bahwa kliennya telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
Menurut Doan, setelah kejadian, kliennya langsung menghubunginya dan menyampaikan keinginan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui proses hukum.
“Setelah kejadian, klien saya langsung menghubungi saya dan menyampaikan niatnya untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolisian,” ujar Doan Tagah.
Doan juga menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan kliennya diduga terjadi secara spontan akibat emosi sesaat yang dipicu oleh kesalahpahaman.
Saat ini, kasus tersebut masih ditangani Polsek Dimembe. Polisi melakukan pemeriksaan terhadap pelaku serta pihak-pihak terkait guna mengungkap secara lengkap kronologi, motif, dan rangkaian kejadian.
Proses hukum terhadap IT alias Isak masih berjalan. Karena itu, seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya keputusan hukum yang berkekuatan tetap.


