MANADO — Senyum bangga terpancar dari wajah Kepala SMA Negeri 9 Manado, Hendra Massie, S.Pd., M.M. Kebanggaan itu bukan tanpa alasan. Salah satu siswanya, Intania Yohana Fattiber, sukses mengukir prestasi dengan meraih Juara 1 Duta Muda BPJS.
Bagi Hendra, capaian tersebut bukan sekadar menambah daftar prestasi sekolah. Lebih dari itu, kemenangan Intania menjadi gambaran bahwa siswa SMAN 9 Manado mampu berani tampil, mengembangkan potensi diri, sekaligus mengambil peran dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Ajang Duta Muda BPJS sendiri menjadi ruang bagi generasi muda untuk ikut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya jaminan kesehatan serta meningkatkan kesadaran terhadap program BPJS Kesehatan.
Hendra pun menyampaikan apresiasi atas keberhasilan anak didiknya tersebut.
“Kami sangat bangga atas pencapaian Intania. Ini bukti bahwa siswa SMAN 9 tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan edukasi. Semoga prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman lainnya,” ujar Hendra, Senin (24/8/2026).
Menurut Hendra, keberhasilan Intania juga menjadi pengingat bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Sekolah harus menjadi tempat bagi siswa untuk menemukan keberanian, mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, sekaligus belajar mengambil tanggung jawab di tengah masyarakat.
Karena itu, ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa SMAN 9 Manado lainnya untuk berani mencoba berbagai peluang dan tidak takut berkompetisi.
Bagi Hendra, setiap kompetisi merupakan ruang pembelajaran. Kemenangan memang menjadi kebanggaan, tetapi keberanian untuk tampil, berproses dan belajar dari pengalaman jauh lebih penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Kini, setelah menyandang predikat sebagai Duta Muda BPJS, Intania diharapkan mampu menjalankan amanah tersebut dengan baik. Ia diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mengajak generasi muda, khususnya kalangan pelajar, untuk memahami pentingnya jaminan kesehatan serta membangun kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Bagi Hendra, prestasi seorang siswa merupakan kebanggaan seluruh keluarga besar SMAN 9 Manado. Ia berharap pencapaian Intania tidak berhenti pada seremoni maupun penghargaan, tetapi berkembang menjadi inspirasi yang menular kepada siswa-siswa lainnya.
“Teruslah berkarya dan berprestasi. Jadilah generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” pungkasnya.
Di balik gelar Juara 1 Duta Muda BPJS yang diraih Intania, tersimpan cerita tentang keberanian seorang pelajar untuk tampil dan menunjukkan kemampuan. Bagi SMAN 9 Manado, prestasi itu sekaligus menjadi kebanggaan karena melihat anak didiknya tumbuh bukan hanya menjadi siswa yang cerdas, tetapi juga generasi muda yang berani, peduli dan siap memberi manfaat bagi orang lain.


