Postingan Populer

Total Tayangan Halaman

Iklan

Polres Minahasa “Turun Gunung” ke Lokasi Sabung Ayam, Binrohtal Kristen Tekankan Pertobatan

Swara Manado News
Jumat, 28 Agustus 2026, 07:39 WIB Last Updated 2026-08-27T23:39:34Z


MINAHASA
 - Polres Minahasa mengambil pendekatan berbeda dalam upaya mencegah penyakit masyarakat. Melalui program “Samsung” (Sambang Lokasi Sabung Ayam), jajaran kepolisian menggelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Kristen di kawasan perkebunan Toka, Desa Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Kamis (27/8/2026).


Kegiatan tersebut diikuti sejumlah personel Polres Minahasa dan dipimpin Khadim Pdt. Brando Kondoj, M.Th., selaku Pendeta Jemaat GMIM Betel Kembuan.


Turut hadir Kabag SDM Polres Minahasa AKP Michael A.J. Siwu, Kasat Samapta IPTU Oksin Prong, Kasat Tahti IPTU Yohanis Kawalo, Kasiwas IPTU Tonny Simaremare, Kapolsek Toulimambot IPDA Stenly Carundeng, S.H., Sekdes Kembuan Tinneke Lengkong, Bendahara Desa Ferdy Lumoindong, serta sejumlah personel lainnya.


Dalam khotbah bertema “Pertobatan yang Benar”, Pdt. Brando mengajak seluruh umat untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Ia juga mengajak umat mendoakan para pelaku perjudian agar menyadari kesalahan dan sungguh-sungguh meninggalkan perbuatannya.


Pesan tersebut menjadi bagian penting dari pendekatan yang dilakukan kepolisian, terutama dalam menghadapi aktivitas perjudian yang dinilai dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.


Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Pemerintah Desa Kembuan yang disampaikan Hukum Tua Desa Kembuan, Olke Teske Walalangi.


Pemerintah desa menyampaikan apresiasi terhadap langkah Polres Minahasa yang dinilai tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga melakukan pendekatan keagamaan dan sosial dalam mencegah penyakit masyarakat.


Sementara itu, Wakapolres Minahasa Kompol Deky Ridwan Pangandaheng, S.Sos., M.H., dalam pembinaan mentalnya menegaskan bahwa kawasan perkebunan Toka merupakan tempat yang indah dan semestinya dimanfaatkan untuk kegiatan positif.


Menurutnya, lingkungan tersebut lebih baik digunakan sebagai tempat untuk memuji Tuhan dan membangun kehidupan yang lebih baik, bukan menjadi lokasi perjudian.


Wakapolres juga menegaskan bahwa program “Samsung” merupakan bagian dari komitmen Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Ia menekankan, kegiatan tersebut bukan sekadar pencitraan, melainkan bentuk pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat dengan mengedepankan kasih, tuntunan Roh Kudus, serta kesadaran untuk menaati hukum.


Selain “Samsung”, Polres Minahasa juga mulai menjalankan program “Kongkow-kongkow dengan Masyarakat”. Program ini menjadi ruang komunikasi langsung antara polisi dan warga untuk mendengarkan persoalan di lapangan.


Melalui kegiatan tersebut, polisi melakukan “belanja masalah”, menggali informasi mengenai potensi gangguan kamtibmas, sekaligus mencari solusi bersama masyarakat.


Polres Minahasa berharap pendekatan keagamaan, sosial dan komunikasi langsung dengan warga dapat memperkuat kemitraan kepolisian dengan masyarakat sekaligus mencegah berkembangnya penyakit masyarakat.


Langkah tersebut diharapkan ikut menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, tertib serta kondusif di wilayah hukum Polres Minahasa. (Jemy)

👁️ Dilihat: hitwebcounter.com/
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Polres Minahasa “Turun Gunung” ke Lokasi Sabung Ayam, Binrohtal Kristen Tekankan Pertobatan

Terkini

Iklan