MINAHASA – Penataan dan penyegaran birokrasi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP. Sebanyak 56 pejabat administrator dan pejabat pengawas resmi dilantik untuk mengisi sejumlah posisi dalam struktur pemerintahan daerah.
Pelantikan berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Rabu (2/9/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemkab Minahasa, rohaniawan, serta para pejabat yang menerima amanah.
Dari jumlah tersebut, 11 pejabat eselon III dan 45 pejabat eselon IV dilantik. Selain itu, dilakukan pula penugasan dua Pelaksana Tugas (Plt) kepala dinas, masing-masing pada Dinas Pertanian dan Satuan Polisi Pamong Praja, serta penugasan pelaksana tugas di tingkat desa.
Bupati Robby dalam sambutannya menegaskan, jabatan yang diberikan bukan sekadar kedudukan maupun kewenangan, tetapi merupakan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan yang diberikan ini adalah berkat. Karena itu harus disyukuri dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Robby.
Ia meminta pejabat administrator dan pengawas mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan hingga pada tingkat pelaksanaan. Setiap pekerjaan, kata dia, harus dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta berorientasi pada hasil.
Bupati menekankan sedikitnya empat prinsip yang harus menjadi pegangan para pejabat, yakni meningkatkan disiplin dan tanggung jawab, mengutamakan pelayanan masyarakat, membangun komunikasi serta kerja sama yang baik, dan bekerja berdasarkan target serta hasil yang jelas.
“Jangan hanya bertanya apa yang saya dapatkan dari jabatan ini. Tanamkan dalam diri kita, apa yang dapat saya berikan melalui jabatan ini kepada masyarakat,” ujar Robby.
Robby juga mengingatkan seluruh jajaran Pemkab Minahasa untuk menjaga netralitas, profesionalitas dan kepatuhan terhadap aturan. Ia menegaskan kepentingan pribadi maupun kelompok tidak boleh mengganggu jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.
Menurutnya, penataan kepegawaian akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat kemajuan Kabupaten Minahasa. Proses tersebut, kata dia, harus mempertimbangkan kemampuan, kompetensi dan kebutuhan organisasi.
“Bukan berarti kita semua sempurna. Saya sebagai Bupati juga masih memiliki banyak kekurangan. Karena itu, penataan kepegawaian akan terus kita perbaharui untuk kemajuan Kabupaten Minahasa,” katanya.
Para pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, memahami tugas dan aturan, serta menunjukkan kinerja terbaik.
Selain pelantikan pejabat administrator dan pengawas, dilakukan pula penunjukan Plt pada sejumlah jabatan strategis untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan.
Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja ditugaskan sebagai Plt Kepala Satpol PP, sementara Sekretaris Dinas Pertanian dipercaya menjalankan tugas sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian. Keduanya tetap menjalankan tugas definitif sebagai sekretaris dinas masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku.
Penugasan tersebut dilakukan sembari menunggu penetapan pejabat definitif, sehingga pelayanan dan pelaksanaan program pemerintahan tidak mengalami hambatan.
Pada kesempatan yang sama turut diserahkan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) kepada pejabat yang mendapat penugasan untuk menjalankan tugas pemerintahan di tingkat desa.
Seluruh pejabat penerima amanah diminta melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara sungguh-sungguh serta mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas kepada Bupati Minahasa.
Menutup sambutannya, Robby kembali mengingatkan bahwa jabatan harus dijawab dengan kerja nyata. (Advertorial)
“Segera beradaptasi, pahami tugas dan tanggung jawab, serta berikan yang terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa dan seluruh masyarakat,” tandasnya.






