Rekaman tersebut langsung menjadi perhatian publik karena lokasi Gunung Botak berada di sekitar kawasan Kebun Raya Megawati Soekarnoputri.
Dalam informasi yang beredar, nama Risky Sorongan disebut-sebut terkait dengan dugaan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di lokasi tersebut.
BENARKAH?
Pertanyaan publik kini mengarah pada siapa sebenarnya yang berada di balik aktivitas alat berat tersebut.
🔴 Siapa operator alat berat?
🔴 Siapa pemiliknya?
🔴 Siapa pemodalnya?
🔴 Apa tujuan pengerukan?
🔴 Apakah kegiatan tersebut mengantongi izin resmi?
Jika benar terdapat aktivitas pertambangan tanpa izin, maka persoalannya bukan sekadar keberadaan alat berat, tetapi menyangkut legalitas kegiatan serta dampaknya terhadap kawasan dan lingkungan.
PUBLIK MENUNGGU APARAT BERTINDAK!
Apakah aparat penegak hukum dan instansi terkait akan turun langsung ke Gunung Botak untuk mengecek aktivitas tersebut?
Hingga saat ini, informasi mengenai keterlibatan nama yang disebut masih berupa dugaan dan belum terverifikasi sebagai fakta. Klarifikasi dari pihak terkait serta pemeriksaan resmi di lapangan diperlukan untuk memastikan kebenarannya.
📢 VIRAL DI FACEBOOK — PUBLIK MENUNGGU KEJELASAN!
Ada izin atau tidak?
Siapa yang bertanggung jawab?
Dan apa yang sebenarnya terjadi di Gunung Botak?


