Postingan Populer

Total Tayangan Halaman

Iklan

Pertalite Eceran Tembus Rp15 Ribu, Warga Desak Kapolres Kotamobagu Berantas Dugaan Penimbunan BBM

Swara Manado News
Selasa, 01 September 2026, 13:57 WIB Last Updated 2026-09-01T05:57:52Z


KOTAMOBAGU
— Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kotamobagu kembali menjadi sorotan. Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) membuat masyarakat harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.


Di tengah kondisi tersebut, harga Pertalite yang dijual secara eceran di sejumlah titik disebut mencapai Rp15.000 per liter. Harga itu dinilai sangat memberatkan masyarakat, terutama warga yang mengandalkan sepeda motor untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Situasi ini mendorong masyarakat meminta aparat penegak hukum, khususnya Kapolres Kotamobagu, untuk turun langsung melakukan pengawasan dan menindak tegas apabila ditemukan praktik penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM.


“Masyarakat sekarang sudah sangat kesulitan. Di SPBU harus antre panjang, sementara kalau membeli di pengecer harganya bisa sampai Rp15 ribu per liter. Kami berharap polisi turun langsung dan menindak tegas jika memang ditemukan adanya penimbunan BBM,” ujar seorang warga.


Warga menilai kondisi antrean panjang perlu ditelusuri secara menyeluruh. Selain faktor tingginya kebutuhan masyarakat, aparat diminta memastikan apakah terdapat pihak tertentu yang membeli BBM dalam jumlah besar untuk kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi.


Masyarakat juga meminta dilakukan pemeriksaan terhadap aktivitas pembelian BBM dalam jumlah tidak wajar serta penyimpanan BBM yang berpotensi melanggar ketentuan.


“Kalau memang ada oknum yang menimbun BBM untuk mendapatkan keuntungan besar di tengah kesulitan masyarakat, kami meminta agar ditindak sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai masyarakat kecil yang menjadi korban,” kata warga lainnya.


Selain penindakan hukum, masyarakat berharap pengawasan di SPBU diperketat agar distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi penyalahgunaan yang dapat mengganggu ketersediaan bagi konsumen.


Warga menegaskan, persoalan kelangkaan BBM tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Mereka meminta kepolisian bersama instansi terkait segera melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan penyebab antrean panjang sekaligus menelusuri dugaan penjualan BBM eceran dengan harga tinggi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Kotamobagu terkait permintaan masyarakat tersebut.  (Syil)

👁️ Dilihat: hitwebcounter.com/
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pertalite Eceran Tembus Rp15 Ribu, Warga Desak Kapolres Kotamobagu Berantas Dugaan Penimbunan BBM

Terkini

Iklan