MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, memimpin Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank SulutGo (BSG) Tahun 2026, Kamis (29/10/2026).
Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis, terutama penataan jajaran direksi, tindak lanjut rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta penyesuaian tata kelola perusahaan sesuai ketentuan regulator.
Dalam kapasitasnya sebagai pemegang saham pengendali, Yulius menegaskan bahwa RUPS-LB dilaksanakan untuk menindaklanjuti rekomendasi OJK terkait pejabat direksi yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan.
Keputusan tersebut harus ditindaklanjuti dalam batas waktu 30 hari sesuai rekomendasi regulator.
"Kalau RUPS normalnya nanti Januari atau Februari 2027. Hari ini kita RUPS Luar Biasa," ujar Yulius.
Untuk memastikan operasional perusahaan tetap berjalan, jabatan direksi yang mengalami kekosongan sementara akan diisi melalui penunjukan pelaksana tugas (Plt) oleh Direktur Utama BSG.
Sementara itu, pengisian jabatan direksi secara definitif belum diputuskan dalam RUPS-LB kali ini. Menurut Yulius, terdapat dua nama yang telah diusulkan sebagai calon untuk mengisi jabatan tersebut.
Namun, keputusan final akan dibahas lebih lanjut dalam RUPS reguler yang direncanakan berlangsung pada awal 2027.
"Ada diusulkan dua nama ini untuk mengisi jabatan direksi, tapi kita tunggu saja karena sisa empat bulan lagi bahas itu di RUPS normal awal tahun 2027," ungkapnya.
Selain penataan direksi, rapat juga membahas agenda remunerasi, jabatan pada bidang dana dan treasury, serta penyesuaian nomenklatur jabatan agar selaras dengan ketentuan Bank Indonesia (BI) dan OJK.
Di sisi lain, perhatian juga diarahkan pada pencapaian target tahunan Bank SulutGo sebesar Rp500 miliar. Yulius menyatakan optimistis target tersebut dapat direalisasikan sebelum tutup buku tahun 2026.
"Untuk target tahunan BSG di angka Rp500 miliar, kita yakin itu bisa dicapai karena masih ada waktu dua bulan sampai akhir tahun 2026 ini," tegasnya.
RUPS-LB ini menjadi bagian dari langkah penyesuaian tata kelola dan struktur organisasi Bank SulutGo terhadap ketentuan regulator. Adapun keputusan mengenai pengisian definitif jabatan direksi masih menunggu pembahasan dalam RUPS reguler awal 2027.


