MINAHASA, SMNC – Kabupaten Minahasa memasuki usia ke-598 tahun dengan mencatat sejumlah capaian pembangunan positif. Di tengah tantangan geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, perubahan iklim, hingga kebijakan efisiensi anggaran, pertumbuhan ekonomi Minahasa tercatat mencapai 5,58 persen pada 2025.
Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam peringatan Hari Jadi ke-598 Kabupaten Minahasa yang digelar melalui upacara bendera di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Tondano, Kamis (5/11/2026).
Upacara dipimpin langsung Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., serta Ketua TP-PKK Martina W. Dondokambey-Lengkong.
Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, kepala instansi, para camat, tokoh masyarakat, serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan hari jadi ini sebagai momentum refleksi sekaligus memperkuat komitmen membangun daerah.
Ia menegaskan, tantangan global yang meliputi dinamika geopolitik, ketidakpastian ekonomi internasional, perubahan iklim, hingga kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan.
"Minahasa harus tetap melangkah maju, karena masa depan daerah ini tidak dibangun oleh keraguan, tetapi oleh keberanian untuk bekerja dan kesungguhan untuk berbuat," tegas Robby di hadapan peserta upacara.
Sejumlah indikator makro pembangunan menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi Minahasa pada 2025 mencapai 5,58 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 5,49 persen.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari 79,26 pada 2024 menjadi 79,73 pada 2025. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 5,88 persen, dibandingkan 6,53 persen pada tahun sebelumnya.
Di sektor pendapatan daerah, realisasi retribusi hingga Oktober 2026 dilaporkan mencapai lebih dari Rp1,3 miliar atau 118,7 persen dari target yang ditetapkan.
Tak hanya itu, dari sisi pengelolaan keuangan, Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali mencatatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.
Deretan capaian tersebut menjadi gambaran perkembangan pembangunan Minahasa dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tantangan ke depan tetap membutuhkan kerja keras, konsistensi kebijakan, serta pengawasan agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Peringatan HUT ke-598 Minahasa pun menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum bersejarah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur melalui angka pertumbuhan ekonomi dan indikator makro, tetapi juga melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Robby Dondokambey mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi, menjaga persatuan, serta menghidupkan semangat gotong royong demi mewujudkan Minahasa yang semakin maju dan sejahtera.





