Iklan

Iklan

Rapat Kerja, Senator SBANL Minta Mentan Yasin Limpo Peduli Pertanian Sulut

Adi Pontoan
Senin, 31 Januari 2022, 18:24 WIB Last Updated 2022-02-22T21:31:49Z



Senator SBANL saat menyampaikan aspirasi dalam rapat kerja DPD RI dengan Menteri Pertanian RI. Senin ( 31/01/2022), di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta. Foto/SBANL


Jakarta, (SMNC),- Menteri Pertanian RI Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH MH, diminta agar agar benar-benar menaruh perhatian dan kepedulian untuk kemajuan pertanian di Sulawesi Utara, serta pengadaan vaksin rabies untuk anjing, vaksin hog korela untuk ternak babi, program padat karya jalan usaha tani, pengadaan sumur tanah dalam embung dan sarpras irigasi persawahan, sarpras untuk mendukung ekspor bunga krisan, alsinta termasuk traktor, dan cultivator jagung.


Hal ini disampaikan Senator SBANL alias Stefa sapaan Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Utara dalam Rapat Kerja (Raker) Komite II DPD RI dengan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo. Senin (31/01/2022), di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo Bersama Senator SBANL

Senator SBANL mencatatkan, bahwa meski tahun 2021 produksi jagung mencapai 23,04 ton atau naik 0,52% tetapi di Sulut, sampai saat ini mengalami kelangkaan benih jagung.


"Meminta Mentan RI untuk penataan kelembagaan, SDM, kesejahteraan penyuluh pertanian, mengoptimalkan pelatihan/pendampingan, dan pengajuan serta pengelolaan dana KUR petani," kata Senator SBANL, sembari berharap Kementaan RI merealisasikan permintaan ketersediaan benih jagung, padi dan kebutuhan pupuk.


Sementara, Menteri Pertanian RI Dr. Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi atas berbagai gagasan dari para senator serta mengajak untuk bersama-sama memajukan pembangunan pertanian. 


"Banyak tantangan dalam pembangunan pertanian selama satu tahun terakhir, khususnya akibat dampak pandemi Covid-19 yang menimbulkan kekhawatiran terhadap jaminan produksi serta masalah distribusi dan akses pangan masyarakat. Sehingga memerlukan perhatian dan upaya khusus dalam menyediakan pangan bagi 273 juta jiwa penduduk Indonesia," kata Menteri Yasin Limpo


Mantan Gubernur Sulsel ini, menambahkan setelah melalui usaha keras semua jajaran pertanian di tingkat pusat maupun daerah, sinergi kementerian/lembaga dan stakholder lain pada akhirnya semua dapat melaluinya dengan segala baik. 


"Kerja keras selama satu, sektor pertanian memberikan konstribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Kemudian, untuk tahun 2022 program dan kegiatan strategis Kementan adalah tetap fokus pada menyediakan pangan utama bagi penduduk Indonesia serta diikuti upaya meningkatkan daya saing produk pertanian agar dapat mengisi pasar ekspor," ujar Menteri Pertanian RI 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Rapat Kerja, Senator SBANL Minta Mentan Yasin Limpo Peduli Pertanian Sulut

Terkini

Iklan