Iklan

Dapat Dukungan Full dari DPP dan DPW, Syarikat Islam BMR tancap Gas..

Swara Manado News
Kamis, 04 Juni 2026, 02:26 WIB Last Updated 2026-06-03T18:26:50Z


KOTAMOBAGU – Sengketa Nazir wakaf antara Syarikat Islam Bolaang Mongondow Raya dan Yayasan Pendidikan Cokroaminoto BMR dipastikan masih terus berlanjut di meja hijau. Hal itu ditegaskan usai proses pengajuan banding resmi dilakukan di Pengadilan Tinggi Agama melalui PTSP Pengadilan Agama Kotamobagu, Rabu (3/6/2026).


Langkah hukum tersebut dilakukan setelah Syarikat Islam BMR menerima instruksi khusus dari DPP dan DPW Syarikat Islam untuk melanjutkan perjuangan hukum terkait pengelolaan aset wakaf di wilayah Bolaang Mongondow Raya.


Didampingi tim kuasa hukum, yakni Drs. Mal Domu, SH, MH dan Andika A. Baharudin Rifai, SH, Syarikat Islam secara resmi mendaftarkan perkara ke tingkat banding dengan Akta Banding Nomor 123/Pdt.G/2026/PA.Kotamobagu.


Kuasa hukum Syarikat Islam, Drs. Mal Domu, SH, MH menegaskan pihaknya tetap optimis dapat memenangkan perkara tersebut berdasarkan bukti-bukti yang dimiliki.


“Kami yakin dan percaya, berdasarkan bukti-bukti yang dimiliki Syarikat Islam serta atas ridho Allah SWT, perkara ini akan dimenangkan oleh Syarikat Islam,” ujar Mal Domu kepada wartawan.


Menurutnya, perhatian serius dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) maupun Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam menjadi dorongan kuat untuk memperjuangkan status Nazir wakaf yang dinilai merupakan amanah umat.


Sementara itu, Ketua DPW Syarikat Islam Sulawesi Utara, Machmud Turuwis, SE menegaskan bahwa perjuangan tersebut bukan semata soal organisasi, melainkan menyangkut amanah pengelolaan aset wakaf umat.


“Apapun alasannya, milik umat harus dikembalikan kepada umat. Sebagai organisasi yang telah diberi amanat sebagai Nazir oleh para wakif, maka wajib hukumnya untuk memperjuangkan amanah itu. Mari kita kembali ke khitah,” tegas Machmud.


Ia juga menambahkan, cita-cita besar Syarikat Islam adalah mengembalikan marwah organisasi serta memastikan seluruh aset dan tanah wakaf yang dinazirkan kepada Syarikat Islam dikelola sesuai syariat.


“Seluruh aset dan wakaf yang dinazirkan kepada Syarikat Islam adalah milik Tuhan yang pengelolaannya harus sesuai syariat. Itu bukan milik kelompok tertentu ataupun warisan perorangan,” tandasnya.


Perkara ini pun diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik di Bolaang Mongondow Raya, mengingat sengketa menyangkut status pengelolaan aset wakaf yang memiliki nilai historis dan keagamaan bagi umat. (5711)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dapat Dukungan Full dari DPP dan DPW, Syarikat Islam BMR tancap Gas..

Terkini

Iklan