RATAHAN - Guna menghindarkan masyarakat dari serangan Covid-19 apalagi varian baru Omicron. Pemerintah Desa (Pemdes) Buku Tenggara pastikan mulai perketat protokol kesehatan (Prokes) dimasyarakat.
Hal ini ditegaskan Hukum Tua Chairil Umar
Dia menyatakan selain percepatan vaksinasi, yang menjadi tameng peperangan melawan Covid 19 apalagi varian Omicron, pihaknya juga terus mengingatkan masyarakat mematuhi dan tidak mengabaikan Prokes.
"Kami tidak pernah lelah untuk selalu mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi prokes. Apalagi saat ini kita diperhadapkan dengan varian Omicron yang mudah menular," kata Chairil.
Selain itu, untuk memantau masuk keluar warga di wilayahnya itu, dirinya mengaku sudah mengaktifkan pos jaga Covid-19. Ini menindaklanjuti surat edaran Satgas Covid-19 Pemkab Mitra.
"Perangkat desa melakukan sift untuk pos jaga. Dengan diaktifkan kembali pos tersebut, masyarakat keluar masuk Desa Makalu dapat terkontrol," tambah Umar.
Sementara untuk segala bentuk kegiatan desa, dengan adanya peningkatan kasus terkonfirmasi covid-19 di Mitra, dilakukan terbatas untuk mencegah terjadinya kerumunan yang bisa memicu cluster baru.
"Kegiatan desa masih tetap berjalan, hanya saja kami batasi jumlah masyarakat. Termasuk dengan pertemuan desa kami batasi, sampai keadaan membaik," tutupnya (**n4)

