RATAHAN - Pemerintah Desa (Pemdes) Tababo, Kecamatan Belang, Minahasa Tenggara, mulai memanfaatkan lahan tidur untuk kepentingan ketahanan pangan masyarakat khususnya warga masyarakat desa setempat.
Hukum Tua Tababo Erfi Liu mengatakan, bahwa untuk mengantisipasi terjadinya krisis pangan, pentingnya peran pemerintah desa bersama masyarakat memanfaatkan lahan pertanian. Diakui Erfi, di desanya tersebut memang masih banyak lahan tidur yang perlu di dikelolah. fungsinya nanti ada banyak, diantaranya menambah stok pangan secara keseluruhan.
"Untuk pembiayaan diambil dari anggaran 20 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja dana desa (APBDes). Lahan sudah siap anggaran juga sudah tertata. Yang pasti lahan siap kita akan kelola sebagaimana mestinya," kata Liu.
Lanjut Liu menambahkan, untuk pekerjaan pembukaan lahan, karena masih dalam masa pandemi, tentunya akan diatur untuk menghindari terjadinya kerumunan warga.
"Sudah kami atur agar tidak terjadi kerumunan warga saat membuka lahan. Segala bentuk kegiatan di desa, kita tetap mematuhi Protokol kesehatan," imbuh Liu.
Dirinya berharap, seluruh masyarakat Tababo intens mendukung setiap program pemerintah, baik desa maupun kabupaten. Sebab setiap program yang dilaksanakan sejatinya itu untuk kepentingan masyarakat.
"Itu yang menjadi harapan kami, setiap program pemerintah dapat didukung penuh masyarakat," harap Liu. (**n4).

