Iklan

Iklan

Iklan

Iklan
Tahun Baru Imlek

Iklan

Konsumsi Listrik EV Meledak di Libur Nataru, PLN Catat Lonjakan Fantastis 479 Persen

Swara Manado News
Kamis, 08 Januari 2026, 13:47 WIB Last Updated 2026-01-08T05:47:05Z


Jakarta, 7 Januari 2026
— Tren penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia kian menunjukkan akselerasi signifikan. Sepanjang periode Siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT PLN (Persero) mencatat lonjakan konsumsi listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga 479 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam rentang siaga Nataru yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, total energi listrik yang tersalurkan untuk pengisian daya EV mencapai 5.619 megawatt hour (MWh). Angka ini melonjak tajam dari capaian Nataru 2024/2025 yang hanya 1.174 MWh. Tak hanya dari sisi energi, frekuensi pengisian daya juga mencatat pertumbuhan impresif, yakni 234.136 kali transaksi, atau naik 485 persen dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat 48.254 kali pengisian.



Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa lonjakan ini menjadi indikator kuat terjadinya perubahan pola mobilitas masyarakat. Kendaraan listrik kini tidak lagi sekadar digunakan untuk perjalanan jarak pendek di dalam kota, tetapi mulai diandalkan untuk perjalanan jarak jauh lintas wilayah, termasuk mudik dan liburan akhir tahun.

“Pada periode Natal dan Tahun Baru, saat mobilitas masyarakat meningkat tajam, kendaraan listrik sudah dimanfaatkan untuk perjalanan jarak jauh. Ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap ekosistem EV yang semakin matang,” ujar Darmawan.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak terlepas dari kesiapan infrastruktur pengisian daya yang disiagakan PLN di berbagai wilayah strategis selama periode Nataru. Jaringan SPKLU yang semakin merata terbukti mampu menopang kebutuhan pengguna EV di tengah padatnya arus perjalanan.

Dari sisi operasional, PLN menyiagakan 4.648 unit SPKLU yang didukung oleh 5.190 personel di seluruh Indonesia. Khusus pada jalur utama Sumatra–Jawa–Bali, PLN mengoperasikan 1.515 unit SPKLU, meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Langkah ini dinilai krusial dalam menjaga keandalan layanan dan meminimalkan potensi antrean panjang.

Tak hanya mengandalkan infrastruktur fisik, PLN juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur Trip Planner memungkinkan pengguna EV merencanakan perjalanan dengan memperhitungkan jarak tempuh dan lokasi SPKLU, sementara AntreEV membantu pengaturan antrean pengisian daya agar tetap tertib dan efisien.

“Seiring pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional, PLN akan terus memperkuat infrastruktur, layanan digital, dan kesiapsiagaan personel guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna EV di seluruh Indonesia,” tutup Darmawan.

Lonjakan konsumsi listrik EV sepanjang Nataru ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa transisi energi dan adopsi kendaraan listrik di Indonesia kian menemukan momentumnya. PLN pun menegaskan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan dalam mendukung mobilitas hijau dan berkelanjutan.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Konsumsi Listrik EV Meledak di Libur Nataru, PLN Catat Lonjakan Fantastis 479 Persen

Terkini

Iklan