MINAHASA – Komitmen Polres Minahasa dalam meneguhkan nilai pengabdian dan profesionalisme personel kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Upacara Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Pemberian Tanda Kehormatan, yang digelar pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 08.00 WITA, bertempat di Lapangan Upacara Polres Minahasa. Kegiatan ini menjadi momentum reflektif untuk memperkuat jati diri insan Bhayangkara di tengah dinamika tantangan kamtibmas yang terus berkembang.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K. selaku Inspektur Upacara, dengan Kasat Samapta IPTU Edi Asri sebagai Perwira Upacara dan KBO Samapta IPDA Billygrehem Polii sebagai Komandan Upacara. Peserta upacara terdiri dari gabungan Pejabat Utama dan Perwira Polres Minahasa, personel staf, Sat Samapta, Sat Lantas, gabungan Sat Reskrim dan Sat Narkoba, Sat Intelkam, serta PNS Polres Minahasa.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali dengan penghormatan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Teks Pancasila, pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya, hingga prosesi penganugerahan tanda kehormatan. Penyematan tanda kehormatan dilakukan langsung oleh Kapolres Minahasa sebagai bentuk penghargaan negara atas kesetiaan, loyalitas, dan rekam jejak disiplin personel yang telah memenuhi persyaratan.
Dalam amanatnya, Kapolres Minahasa menegaskan bahwa Upacara Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas bulanan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali nilai dasar pengabdian sebagai anggota Polri. Ia menekankan bahwa tanda kehormatan yang diberikan bukan semata-mata penghargaan atas lamanya masa dinas, tetapi merupakan pengakuan negara atas kesetiaan yang konsisten dan pengabdian yang sering dijalankan dalam sunyi, namun sangat menentukan rasa aman masyarakat.
AKBP Steven J.R. Simbar juga mengingatkan seluruh personel bahwa tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks, mulai dari konflik sosial, kriminalitas konvensional, hingga kejahatan berbasis digital. Oleh karena itu, ia menekankan tiga arah kebijakan utama, yakni penguatan integritas dan disiplin, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta kesiapan operasional dan solidaritas internal. Selain itu, setiap personel diminta untuk menjaga sikap dan perilaku, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial, karena setiap anggota Polri adalah representasi institusi di tengah masyarakat.
Upacara ditutup dengan pembacaan doa, laporan akhir Komandan Upacara, serta penghormatan kepada Inspektur Upacara. Seluruh rangkaian kegiatan Upacara Kesadaran Nasional dan Pemberian Tanda Kehormatan berakhir pada pukul 08.25 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan soliditas serta kesiapan Polres Minahasa dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.


