Proyek fisik berupa pembangunan puskesmas Motoling timur Dinas kesehatan kabupaten Minahasa selatan di bawah kepemimpinan kepala dinas Wiwin Opod tuai sorotan ,pasalnya proyek pembangunan puskesmas Motoling Timur yang berbandrol hampir 5 miliar diduga kuat tidak sesuai dengan Ketentuan dan mekanisme.
Sorotan tajam mengarah ke pengadaan lahan untuk pembanguan puskesmas tersebut,yang dimana kuat dugaan Pembangunan Dilaksanakan jauh sebelum penayangan belanja modal tanah untuk (apprasial) di LPSE
Berdasarkan pelusuran Wartawan Swaramanadonews penayangan belanja modal tanah untuk pembangunan (apprasial) di LPSE (SPSE) kabupaten Minahasa selatan di lakukan setelah proyek pembangunan puskesmas sudah hampir selesai.
terjadi 2 kali penayangan,penayangan yang pertama pada tanggal 24 Oktober 2025 akan tetapi proses pengadaan langsung tersebut batal,dan penayangan yang kedua tanggal 2 November 2025 yang sementara proses pembangunan puskesmas Motoling timur sudah di mulai dikerjakan pada Agustus 2025.
Kepala dinas Kesehatan kabupaten Minahasa selatan Wiwin Opod ketika di konfirmasi terkait hal ini tidak berada ditempat ucap salah satu staff,begitu pun ketika dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp dengan nomor 08134013xxxx enggan menjawab.
(Angky)
