Manado – Nama SMP Negeri 4 Manado kembali menjadi sorotan publik setelah terpublis di salah satu group yang memperlihatkan seorang siswa diduga membawa senjata tajam beredar luas di media sosial. Peristiwa ini menjadi viral dan memicu kekhawatiran masyarakat, sebab sebelumnya sekolah yang sama juga sempat mencuat dalam pemberitaan akibat keterlibatan siswanya dalam aksi tawuran yang berujung penangkapan oleh pihak kepolisian.
Dalam medsos yang beredar, tampak seorang pelajar berseragam sekolah memperlihatkan benda yang diduga senjata tajam. Gambar tersebut dengan cepat menyebar dan menuai beragam reaksi dari warganet, yang mempertanyakan pengawasan terhadap siswa di lingkungan sekolah maupun di luar jam pelajaran.
Kejadian ini menjadi kali kedua nama SMPN 4 Manado viral dalam konteks yang meresahkan. Beberapa waktu lalu, seorang siswa dari sekolah tersebut diamankan polisi karena terlibat dalam aksi tawuran antarpelajar.
Masyarakat menilai, peristiwa berulang ini harus menjadi perhatian serius berbagai pihak, tidak hanya sekolah, tetapi juga orang tua, pemerintah, serta aparat penegak hukum. Pengawasan terhadap perilaku siswa di era media sosial dinilai semakin menantang, apalagi ketika konten-konten berbahaya mudah tersebar dan memicu peniruan.
Sejumlah warga berharap pihak sekolah segera mengambil langkah evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan karakter, kedisiplinan, serta pengawasan siswa. Selain itu, diperlukan kerja sama yang lebih intens antara pihak sekolah, orang tua, dan aparat keamanan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun kepolisian terkait video viral tersebut, termasuk kepastian apakah benda yang dibawa siswa tersebut benar merupakan senjata tajam.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa pembinaan karakter remaja, pengawasan lingkungan pergaulan, serta literasi digital menjadi kunci untuk mencegah perilaku menyimpang di kalangan pelajar.


