Iklan

Iklan

Gerak Cepat Gubernur Sulut! Oknum Staf Khusus Diduga Terlibat Kekerasan Seksual Langsung Dicopot

Swara Manado News
Senin, 02 Februari 2026, 04:32 WIB Last Updated 2026-02-01T20:32:36Z


MANADO
– Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bergerak cepat dan tegas menyikapi dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret nama salah satu oknum Staf Khusus Bidang Pertambangan berinisial DD alias Daniel.


Tanpa menunggu polemik berkembang luas, Gubernur Yulius langsung memerintahkan pemberhentian yang bersangkutan dari jabatannya sebagai Staf Khusus Gubernur Sulut..


Keputusan tegas tersebut disampaikan melalui Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, pada Minggu (01/02/2026).


Kepada media, Denny Mangala menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi merupakan murni urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan institusi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun Gubernur.


“Jangan perilaku pribadi membawa nama institusi, apalagi dikaitkan dengan Pimpinan Daerah. Itu tidak elok. Peristiwa tersebut murni merupakan urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulawesi Utara,” tegas Mangala.


Menurutnya, begitu informasi dugaan kekerasan seksual tersebut diterima, Gubernur Yulius tanpa ragu langsung memerintahkan agar oknum berinisial DD segera diberhentikan dari jabatannya.


“Atas perintah langsung Pak Gubernur, yang bersangkutan telah diberhentikan dari jabatannya sebagai staf khusus,” ujarnya.


Pemprov Sulut, lanjut Mangala, sepenuhnya menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum tanpa intervensi dalam bentuk apa pun.


“Pemprov Sulut menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memastikan tidak ada intervensi apa pun terhadap pihak kepolisian,” tambahnya.


Sebelumnya diberitakan, oknum Staf Khusus Gubernur Sulut tersebut diduga melakukan pelecehan seksual dengan memegang bagian tubuh seorang perempuan berusia 21 tahun di sebuah rumah makan di kawasan Sario, Kota Manado.


Merasa dilecehkan, korban spontan menyiram kepala terduga pelaku dengan segelas air, dibantu rekannya yang berada di lokasi kejadian.


Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Manado guna mendapatkan perlindungan dan kepastian hukum.


Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk menindaklanjuti laporan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gerak Cepat Gubernur Sulut! Oknum Staf Khusus Diduga Terlibat Kekerasan Seksual Langsung Dicopot

Terkini

Iklan