Iklan

Iklan

“Torang So Merdeka” Menggema di KONI Sario, Drama Kolosal Hidupkan Semangat 14 Februari 1946

Swara Manado News
Minggu, 15 Februari 2026, 13:46 WIB Last Updated 2026-02-15T05:46:13Z


MANADO
– Upacara peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 digelar di Lapangan KONI Sario, Kota Manado, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, .

Peringatan tahun ini diisi dengan penampilan drama kolosal yang mengangkat kembali peristiwa heroik 14 Februari 1946 di Manado. Ribuan peserta upacara dan masyarakat menyaksikan rekonstruksi sejarah yang diperankan oleh pemuda-pemudi Sulawesi Utara.

Dalam drama tersebut ditampilkan perlawanan prajurit pribumi KNIL terhadap perwira Belanda di tangsi Teling, termasuk adegan penurunan bendera merah-putih-biru dan pengibaran Merah Putih. Teriakan “Torang so merdeka” menggema di lapangan dan disambut tepuk tangan peserta.

Tokoh-tokoh sejarah seperti , , serta turut digambarkan dalam pementasan tersebut. Drama juga menampilkan pembentukan pemerintahan sementara yang menyatakan Minahasa berada di bawah Republik Indonesia serta mendukung kepemimpinan dan .

Selain menggambarkan keberhasilan pengambilalihan kekuasaan secara de facto, drama juga menampilkan fase penangkapan dan penindakan oleh Belanda setelah pengiriman pasukan tambahan dan blokade laut.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan bahwa peringatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai nasionalisme dan semangat persatuan kepada generasi muda.

Upacara berlangsung khidmat dan ditutup dengan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih serta lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • “Torang So Merdeka” Menggema di KONI Sario, Drama Kolosal Hidupkan Semangat 14 Februari 1946

Terkini

Iklan