Iklan

Dokter “Serbu” Kapal Nelayan Tumumpa! Layanan Kesehatan Gratis Turun Langsung ke Laut, Asam Urat Jadi Keluhan Terbanyak

Swara Manado News
Kamis, 16 April 2026, 12:58 WIB Last Updated 2026-04-16T05:17:57Z


MANADO
 - Pendekatan pelayanan publik yang tak biasa ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam memperingati Hari Nelayan Nasional, 6 April 2026. Tim dokter dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulut turun langsung ke kapal-kapal ikan yang berlabuh di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa, Kota Manado, untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada para nelayan.


Alih-alih menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan, para tenaga medis justru “menjemput bola” dengan naik turun kapal demi memastikan kondisi kesehatan para nelayan tetap terjaga. Langkah ini disebut sebagai bentuk nyata arahan Gubernur agar pelayanan pemerintah lebih dekat dengan masyarakat.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, Salman Mokoginta S.St. Pi M.Si menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud penghargaan kepada nelayan sebagai “pejuang pangan”.


“Ini hari nasional khusus untuk nelayan. Walaupun dilaksanakan secara sederhana karena efisiensi, tapi tetap meriah berkat kolaborasi lintas instansi,” ujarnya.


Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Palang Merah Indonesia (PMI), serta pemerintah setempat. Sinergi ini tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga kegiatan sosial lainnya.


Dari hasil pemeriksaan, mayoritas nelayan diketahui mengalami keluhan kesehatan berupa asam urat. Kondisi ini dinilai berkaitan dengan pola makan dan aktivitas fisik yang berat di laut.


Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga diramaikan dengan donor darah oleh pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan, yang difasilitasi PMI. Tak hanya itu, para nelayan juga menerima bantuan kacamata gratis untuk menunjang aktivitas mereka di laut.



Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan turut menggelar pasar pangan murah dengan harga di bawah pasar. Program ini direncanakan akan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.


Para tenaga medis yang terlibat mengaku antusias dan bangga bisa terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Meski harus naik turun kapal, mereka menilai pengalaman ini sangat berharga karena bisa melayani masyarakat secara langsung di lapangan.


Dengan konsep pelayanan yang mendekat langsung ke nelayan, pemerintah berharap kualitas kesehatan masyarakat pesisir dapat meningkat, sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah para pekerja sektor kelautan.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dokter “Serbu” Kapal Nelayan Tumumpa! Layanan Kesehatan Gratis Turun Langsung ke Laut, Asam Urat Jadi Keluhan Terbanyak

Terkini

Iklan