MANADO - Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, meresmikan Gedung Baru Markas Komando (Mako) Zona Tengah pada Kamis (23/4), dalam sebuah seremoni yang menandai penguatan strategis pengamanan wilayah maritim Indonesia.
Peresmian yang dipusatkan di Gedung Utama “John Lie” ini menjadi tonggak penting dalam mempertegas kehadiran negara di kawasan perairan tengah Indonesia, yang memiliki posisi krusial dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa kehadiran Bakamla RI bukan sekadar simbol, tetapi merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah yurisdiksi laut nasional. Ia menekankan bahwa stabilitas maritim adalah fondasi utama dalam menjaga kedaulatan dan keberlanjutan ekonomi bangsa.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah menghibahkan lahan seluas kurang lebih 7 hektare guna memperkuat eksistensi Mako Zona Tengah di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Nyiur Melambai.
“Sulawesi Utara adalah beranda depan Indonesia. Posisi ini menuntut kesiapsiagaan tinggi dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, termasuk aktivitas ilegal di laut,” tegas Gubernur.
Nama “John Lie” yang disematkan pada gedung utama diambil dari sosok , pahlawan nasional asal Sulawesi Utara yang dikenal atas perjuangannya dalam operasi laut. Penamaan ini menjadi simbol semangat juang dan dedikasi dalam menjaga kedaulatan maritim.
Sementara itu, Kepala Zona Tengah Bakamla RI, , menyampaikan bahwa fasilitas baru ini akan meningkatkan efektivitas patroli dan respons cepat terhadap berbagai potensi pelanggaran di laut.
Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine, pembukaan tirai, serta pemotongan pita, yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung fasilitas gedung yang modern dan representatif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Sulawesi Utara, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dengan diresmikannya Mako Zona Tengah ini, diharapkan sinergi antarinstansi semakin solid dalam menjaga keamanan laut, sekaligus memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat pesisir dan pengguna wilayah perairan.


