MINAHASA – Semangat sportivitas dan kebersamaan menggema di Kabupaten Minahasa saat Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, secara resmi membuka Turnamen Sepakbola Bung Karno Cup 2026 di Lapangan Taman God Bless Tondano, Sabtu (30/5/2026).
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan menjadi magnet perhatian ribuan kader serta simpatisan PDI Perjuangan dari berbagai daerah di Sulawesi Utara. Sebelum seremoni pembukaan, kegiatan diawali dengan laporan Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, kemudian dilanjutkan sambutan Komarudin Watubun yang sekaligus melepas peserta jalan sehat menuju Stadion Maesa Tondano.
Dalam pidatonya, Watubun menegaskan bahwa Bung Karno Cup bukan sekadar turnamen sepak bola, melainkan wadah memperkuat nilai-nilai persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan semangat membangun bangsa yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Bung Karno. Semangat persatuan dan gotong royong harus terus hidup di tengah masyarakat, salah satunya melalui olahraga,” ujar Watubun di hadapan peserta dan tamu undangan.
Ia juga mengapresiasi tema kegiatan, “Sempekat Bersama, Pasti Bisa,” yang dinilai mencerminkan karakter masyarakat Sulawesi Utara yang menjunjung tinggi kebersamaan dan solidaritas dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, menanamkan disiplin, mempererat persaudaraan, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM dan aktivitas ekonomi lokal selama turnamen berlangsung.
“Olahraga bukan hanya soal menang atau kalah. Di dalamnya ada nilai kerja sama, semangat juang, kedisiplinan, dan persaudaraan. Dari turnamen ini diharapkan lahir atlet-atlet muda Sulawesi Utara yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional,” katanya.
Watubun juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama pertandingan berlangsung.
“Menang jangan sombong, kalah jangan berkecil hati. Kemenangan terbesar adalah ketika kita mampu menjaga persatuan dan kehormatan bersama,” tegasnya yang disambut tepuk tangan meriah para peserta.
Turnamen Bung Karno Cup 2026 resmi dibuka dengan tendangan pertama yang dilakukan Komarudin Watubun pada laga pembuka antara tim DPC PDI Perjuangan Kota Tomohon melawan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa.
Kehadiran jajaran pengurus DPD, DPC se-Sulawesi Utara, pengurus PAC, ranting, hingga kader PDI Perjuangan dari berbagai daerah menambah semarak pembukaan turnamen yang diharapkan menjadi agenda tahunan olahraga masyarakat Sulawesi Utara.
Antusiasme peserta yang memadati arena pertandingan menjadi bukti bahwa Bung Karno Cup bukan hanya kompetisi sepak bola, tetapi juga ajang mempererat solidaritas dan kebersamaan kader serta masyarakat dalam semangat perjuangan Bung Karno. (Waseng)



