Kegiatan yang melibatkan seluruh jajaran ASN, tenaga outsourcing hingga unsur TNI-Polri itu menjadi penegasan sikap Pemkab Minahasa dalam mendukung program Indonesia Bersih sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, menegaskan bahwa kerja bakti bukan sekadar agenda seremonial atau rutinitas pemerintahan, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan fasilitas publik yang digunakan masyarakat.
Di hadapan peserta apel, Bupati mengingatkan bahwa kebersihan merupakan cerminan disiplin dan tanggung jawab aparatur pemerintah.
“Kerja bakti ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud nyata kepedulian kita terhadap lingkungan. Kebersihan adalah cerminan kedisiplinan dan tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintah,” tegas Robby Dondokambey.
Pemilihan Stadion Maesa sebagai lokasi kerja bakti dinilai strategis karena menjadi salah satu fasilitas publik penting di Kabupaten Minahasa yang harus dijaga bersama.
Tak hanya soal kebersihan, Bupati juga memberi peringatan serius terkait meningkatnya potensi bencana akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah belakangan ini.
Ia meminta seluruh ASN meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir dan tanah longsor serta lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Saat ini kita juga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat curah hujan tinggi dan perubahan cuaca ekstrem, termasuk ancaman banjir dan longsor,” ujarnya.
Usai apel, seluruh peserta langsung diterjunkan membersihkan area stadion, ruang kerja, hingga lingkungan kantor masing-masing.
Bupati menegaskan, keberadaan petugas kebersihan tidak boleh membuat ASN lepas tangan terhadap kebersihan lingkungan kerja. Menurutnya, aparatur pemerintah wajib menjadi contoh bagi masyarakat.
“Walaupun ada tenaga kebersihan, kita sebagai ASN harus menjadi contoh dan teladan. Budaya bersih harus dimulai dari diri sendiri,” katanya lagi.
Dalam kesempatan itu, Robby Dondokambey juga memberikan apresiasi kepada ASN dan tenaga outsourcing yang terus menjaga semangat gotong royong dalam setiap pelaksanaan kerja bakti.
Menurutnya, kekompakan dan kebersamaan menjadi modal utama menciptakan lingkungan pemerintahan yang tertib, bersih, dan profesional.
“Dengan kebersamaan, pekerjaan berat akan terasa ringan. Inilah semangat yang harus terus kita pelihara,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Ketua TP-PKK Minahasa, para asisten, Inspektur Daerah, kepala perangkat daerah, para camat, kepala bagian, unsur TNI-Polri, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Minahasa.


