MANADO – Semangat persaudaraan, keikhlasan, dan nilai pengorbanan yang menjadi inti perayaan Hari Raya Idul Adha kembali terasa nyata di tengah masyarakat Kota Manado. Pada Rabu-Kamis 27,28 Mei 2026, Tani Merdeka Indonesia (TMI) Wilayah Sulawesi Utara melaksanakan kegiatan mulia penyerahan bantuan hewan kurban di Masjid Lailatul Qadir, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen organisasi dalam menjaga nilai-nilai sosial dan keagamaan sekaligus mempererat tali persatuan antarwarga.
Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris TMI Sulut, Jackry Lama, SE, yang hadir mewakili Ketua TMI Sulut, Dr. Daniel Palit SE, serta didampingi seluruh jajaran pengurus dan anggota organisasi. Suasana di lingkungan masjid terasa hangat dan penuh haru, di mana kehadiran para pengurus TMI disambut antusias oleh para pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang telah menanti momen penuh berkah ini. Hewan kurban yang diserahkan bukan sekadar bentuk bantuan materi, melainkan simbol kepedulian, rasa memiliki, dan keinginan tulus untuk berbagi kebahagiaan bersama sesama, terutama mereka yang membutuhkan.
Dalam sambutannya saat menyerahkan bantuan, Jackry Lama menyampaikan pesan dan harapan yang mendalam dari Ketua TMI Sulut, Dr. Daniel Palit SE. “Bapak Ketua berharap agar kegiatan berbagi ini tidak hanya menjadi rutinitas saat Hari Raya Idul Adha saja, melainkan menjadi semangat yang terus hidup di setiap langkah kita sepanjang tahun. Nilai pengorbanan yang diajarkan dalam perayaan ini hendaknya tidak hanya dipahami sebagai pengorbanan hewan, namun lebih dari itu, pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membantu sesama, membangun kebersamaan, serta memajukan masyarakat dan daerah kita tercinta,” ujar Jackry dengan nada penuh keyakinan dan kehangatan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan besar dari pimpinan TMI Sulut agar kehadiran organisasi ini dapat terus menjadi jembatan kebaikan, menjadi pelopor persatuan, serta selalu hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan. “Dr. Daniel Palit, SE, juga berharap, semangat gotong royong dan kebersamaan yang terjalin saat kegiatan ini dapat semakin menguatkan persaudaraan lintas golongan dan latar belakang, sehingga Sulawesi Utara tetap menjadi wilayah yang damai, harmonis, dan terus berkembang sejahtera bersama. Semoga setiap langkah kebaikan yang kita lakukan senantiasa mendapat berkah dan ridho Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya, disambut dengan tepuk tangan dan persetujuan dari seluruh hadirin.
Momen penyerahan ini berlangsung dengan penuh kesederhanaan namun bermakna mendalam. Setiap orang yang hadir merasakan kehangatan hubungan antarmanusia yang terjalin, seolah-olah batas antara yang memberi dan yang menerima melebur menjadi satu dalam ikatan persaudaraan yang kokoh. Bagi TMI Sulut, kegiatan ini adalah wujud nyata dari visi dan misi organisasi yang tidak hanya berfokus pada pemberdayaan di bidang pertanian dan ekonomi, namun juga menanamkan nilai-nilai luhur agama dan budaya yang menjadi landasan kuat dalam membangun masyarakat yang berkarakter.
Pengurus Masjid Lailatul Qadir juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada TMI Sulut atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Mereka berharap kerja sama dan kebaikan ini terus berlanjut dan menjadi teladan bagi organisasi maupun kelompok masyarakat lain untuk saling berbagi dan membantu.
Di akhir kegiatan, suasana dipenuhi doa dan harapan bersama, bahwa semangat Idul Adha, semangat berkorban, berbagi, dan bersatu, akan terus menyala di hati setiap warga, menjadikan Kota Manado dan seluruh Sulawesi Utara sebagai tempat yang penuh kasih sayang, persatuan, dan kemajuan bersama.



