Iklan

Bupati Robby Dondokambey Gaspol Dukung Program 3 Juta Rumah, Minahasa Siap Wujudkan Hunian Layak Tanpa Kumuh Baru

Swara Manado News
Jumat, 10 Juli 2026, 12:07 WIB Last Updated 2026-07-10T04:07:32Z


MINAHASA. SMNC
– Pemerintah Kabupaten Minahasa menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Program Nasional 3 Juta Rumah yang dipimpin Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS., MAP, Jumat (10/7/2026), di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa.


Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si., jajaran Balai Pelaksanaan Penyedia Perumahan dan Kawasan Permukiman Sulawesi I, Dinas Perkim Minahasa, Inspektorat, Bappelitbangda, Bapenda, Dinas PUPR, DPMPTSP, Dinas Sosial, serta para camat se-Kabupaten Minahasa.


Dalam arahannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan program prioritas nasional di sektor perumahan.


Menurutnya, Program 3 Juta Rumah menjadi jawaban atas masih tingginya kebutuhan masyarakat terhadap hunian layak, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah perkotaan, pedesaan, maupun kawasan pesisir.


"Program ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi menghadirkan solusi bagi masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan berkualitas," tegas Bupati.


Bupati juga menyambut positif berbagai kebijakan pemerintah pusat yang memberikan kemudahan kepada masyarakat, seperti pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga percepatan proses perizinan.


Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat yang harus diimplementasikan secara cepat, tepat, dan akuntabel.


Meski demikian, Bupati mengakui pelaksanaan program ini tetap menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari ketersediaan lahan, keterbatasan pendanaan, validitas data penerima manfaat, hingga penyediaan infrastruktur dasar.


Namun ia optimistis seluruh kendala tersebut dapat diatasi melalui kolaborasi lintas sektor dan semangat gotong royong.


"Kita tidak hanya mengejar jumlah rumah yang dibangun, tetapi juga memastikan kawasan permukiman yang tercipta tertata, sehat, aman, indah, dan ramah lingkungan. Jangan sampai pembangunan perumahan justru melahirkan kawasan kumuh baru," tandasnya.


Bupati juga mengingatkan para pengembang agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, melainkan ikut memperhatikan kualitas lingkungan, estetika kawasan, serta kenyamanan masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Robby Dondokambey memberikan sejumlah instruksi kepada perangkat daerah agar segera memperkuat koordinasi lintas sektor guna mempercepat implementasi program tersebut.


Ia menegaskan penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) harus menjadi acuan utama dalam menetapkan calon penerima manfaat, sementara para camat, pemerintah desa, dan kelurahan diminta melakukan pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara akurat dan berkelanjutan.


Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh pengembang perumahan dan dunia usaha untuk ikut berpartisipasi melalui investasi yang sehat, pembangunan berkualitas, serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).


"Saya optimistis dengan sinergi, kebersamaan, dan kerja keras seluruh pihak, Kabupaten Minahasa mampu menjadi salah satu daerah yang sukses mendukung Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (Jem)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bupati Robby Dondokambey Gaspol Dukung Program 3 Juta Rumah, Minahasa Siap Wujudkan Hunian Layak Tanpa Kumuh Baru

Terkini

Iklan