Iklan

Gubernur Yulius Tegaskan GMIBM Mitra Strategis Pemerintah, Sidang Sinode ke-60 Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Bangun Sulut

Swara Manado News
Senin, 13 Juli 2026, 19:35 WIB Last Updated 2026-07-13T11:35:41Z


BOLAANG MONGONDOW
– Suasana penuh khidmat menyelimuti GMIBM Sion Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow, saat ribuan jemaat dan peserta mengikuti Ibadah Pembukaan Sidang Sinode ke-60 Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM), Senin (13/7/2026). Momentum penting ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, yang menegaskan peran strategis gereja sebagai mitra pemerintah dalam membangun daerah.



Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan ucapan selamat atas penyelenggaraan Sidang Sinode ke-60 GMIBM. Ia berharap seluruh rangkaian persidangan berlangsung dengan tertib, penuh hikmat, dan menghasilkan keputusan-keputusan yang mampu memperkuat pelayanan gereja sekaligus memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Sulawesi Utara.



Menurut Gubernur, GMIBM selama ini telah membuktikan diri sebagai mitra strategis pemerintah. Kehadiran gereja tidak hanya membina kehidupan rohani umat, tetapi juga berperan aktif dalam pendidikan, pelayanan sosial, pembinaan generasi muda, pemberdayaan masyarakat, hingga menjaga persaudaraan di tengah keberagaman.



"Gereja telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang beriman, rukun, dan penuh kepedulian. Pelayanan GMIBM telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah," ujar Yulius.




Ia menilai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari krisis ekonomi global, perubahan iklim, perkembangan teknologi, ancaman ketahanan pangan, hingga persoalan moral dan sosial. Dalam situasi tersebut, gereja dinilai memiliki peran penting sebagai kekuatan moral yang mampu menghadirkan harapan, menjaga persatuan, serta memperkokoh kerukunan masyarakat.


Meski mengapresiasi berbagai capaian GMIBM, Gubernur mengingatkan agar gereja terus bertumbuh dan meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, Sidang Sinode bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi ruang evaluasi dan perumusan arah pelayanan yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Firman Tuhan.


"Sidang Sinode ini harus menjadi momentum untuk melahirkan kebijakan dan keputusan yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan gereja di masa kini maupun masa depan," katanya.


Gubernur juga menaruh perhatian pada agenda pemilihan Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIBM periode mendatang. Ia berharap proses tersebut berlangsung dalam semangat kasih, mengedepankan hikmat Tuhan, serta menghasilkan pemimpin yang berintegritas, rendah hati, dan memiliki hati seorang pelayan.


Menutup sambutannya, Gubernur Yulius kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk terus membangun sinergi bersama GMIBM. Ia mengajak seluruh keluarga besar GMIBM untuk terus berjalan seiring dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.


"Mari kita bergandengan tangan, memperkuat kolaborasi, dan memberikan kontribusi terbaik demi mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, harmonis, dan berkelanjutan dengan tetap menjadikan nilai-nilai iman sebagai fondasi dalam setiap pengabdian," tegasnya.


Sidang Sinode ke-60 GMIBM diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kualitas pelayanan gereja, mempererat persaudaraan antarumat, sekaligus memperkokoh kolaborasi antara gereja, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat demi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin maju dan berdaya saing.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gubernur Yulius Tegaskan GMIBM Mitra Strategis Pemerintah, Sidang Sinode ke-60 Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Bangun Sulut

Terkini

Iklan