Iklan

HAG Sampaikan Ucapan Selamat dan Pesan Mendalam kepada 128 Hukum Tua Terpilih yang Akan Dilantik

Swara Manado News
Selasa, 14 Juli 2026, 06:43 WIB Last Updated 2026-07-13T22:43:30Z


TONDANO – Menjelang pelantikan 128 Hukum Tua terpilih di Kabupaten Minahasa, tokoh masyarakat Sulawesi Utara, Hangky Arthur Gerungan (HAG), menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan mendalam agar para pemimpin desa mengedepankan pengabdian, integritas, dan kepentingan masyarakat selama menjalankan masa jabatan 2026–2034.


Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026, dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, sebagai awal kepemimpinan baru di 128 desa. Menurut HAG, momentum tersebut bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi titik awal lahirnya pemerintahan desa yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.


"Kemenangan dalam pemilihan bukanlah garis akhir, melainkan awal dari sebuah tanggung jawab besar. Mulai besok, saudara-saudara bukan lagi milik kelompok pendukung, tetapi menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat desa tanpa membedakan pilihan politik. Itulah esensi kepemimpinan yang sesungguhnya," ujar HAG kepada PRONEWS5.COM, Senin (13/7/2026).


Tokoh yang dikenal sebagai pengusaha nasional asal Minahasa dan Ketua Dewan Pembina SMSI Sulawesi Utara itu menegaskan, jabatan Hukum Tua merupakan amanah yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap keputusan yang diambil harus berpijak pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok.


Menurutnya, masa jabatan delapan tahun merupakan waktu yang cukup panjang untuk meninggalkan warisan kepemimpinan yang bernilai bagi generasi berikutnya.


"Delapan tahun adalah waktu yang panjang untuk meninggalkan jejak sejarah. Gunakan setiap kebijakan dengan hati nurani, kelola dana desa secara jujur, transparan, dan tepat sasaran. 


Bangun desa bukan hanya dengan proyek fisik, tetapi juga dengan membangun kepercayaan masyarakat, memberdayakan generasi muda, memperkuat ketahanan pangan, menjaga budaya Minahasa, serta menciptakan pelayanan publik yang cepat, adil, dan bermartabat," tegasnya.


HAG mengingatkan, ukuran keberhasilan seorang Hukum Tua tidak hanya dilihat dari besarnya anggaran yang dikelola atau banyaknya proyek pembangunan yang dibangun, melainkan dari tingkat kepercayaan masyarakat yang mampu dipertahankan selama memimpin.


"Jangan jadikan jabatan sebagai simbol kekuasaan, tetapi sebagai sarana pengabdian. 


Masyarakat tidak akan selalu mengingat berapa besar anggaran yang dikelola, tetapi mereka akan mengingat pemimpin yang hadir ketika rakyat mengalami kesulitan, yang mau mendengar, membuka ruang dialog, dan berani mengambil keputusan demi kepentingan bersama," katanya.


Ia juga menekankan pentingnya tata kelola dana desa yang profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 


Menurut HAG, pengelolaan keuangan desa yang baik menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan bebas dari persoalan hukum.


Selain itu, HAG mengajak seluruh Hukum Tua membangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, serta menjalin kolaborasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat.


"Jadilah pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mau mendengar aspirasi warga, menjaga persatuan, serta mengedepankan pelayanan daripada kepentingan pribadi maupun kelompok. 


Bangun sinergi dengan pemerintah daerah, BPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat agar pembangunan desa berjalan optimal," pesannya.


HAG optimistis kepemimpinan baru di 128 desa akan melahirkan semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian desa, mendorong ketahanan pangan, sekaligus menciptakan desa yang semakin mandiri, maju, dan berdaya saing.


Ia menilai Hukum Tua memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pemerintahan karena menjadi pemimpin yang paling dekat dengan masyarakat. Keberhasilan pembangunan daerah, kata HAG, sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di tingkat desa.


"Pemimpin yang baik bukan diukur dari lamanya menjabat, tetapi dari seberapa besar manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat setelah masa jabatannya berakhir. 


Selamat mengemban amanah dan mengabdi bagi rakyat. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan hikmat, kesehatan, dan kekuatan dalam memimpin desa selama delapan tahun ke depan," tutupnya.


Dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia usaha, organisasi, dan politik, Hangky Arthur Gerungan pernah menjabat Ketua Umum KADIN Sulawesi Utara, aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, serta kini dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina SMSI Sulawesi Utara. 


Pengalaman tersebut menjadikan pandangannya mengenai kepemimpinan desa dinilai memiliki bobot moral sekaligus perspektif pembangunan yang kuat.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • HAG Sampaikan Ucapan Selamat dan Pesan Mendalam kepada 128 Hukum Tua Terpilih yang Akan Dilantik

Terkini

Iklan