MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI Angkatan Darat atas pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Yulius Selvanus saat memimpin sambutan pada Upacara Pembukaan Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026. Dalam sambutannya, Gubernur mengawali dengan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan yang diikuti seluruh peserta dalam keadaan sehat dan penuh semangat pengabdian.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya menyampaikan penghargaan kepada jajaran Kodam XIII/Merdeka, Korem 131/Santiago, serta seluruh prajurit TNI Angkatan Darat yang telah menginisiasi sekaligus melaksanakan program Karya Bakti Skala Besar di dua wilayah perbatasan ini,” ujar Gubernur.
Menurutnya, program tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan aksesibilitas.
Gubernur menegaskan, Karya Bakti Skala Besar akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan. Karena itu, ia berharap seluruh tahapan pelaksanaan dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, serta mampu mencapai seluruh target pembangunan yang telah direncanakan.
"Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan infrastruktur, pelayanan dasar, dan kesejahteraan warga di Kabupaten Kepulauan Talaud maupun Kabupaten Kepulauan Sangihe," katanya.
Lebih lanjut, Gubernur menilai program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat ketahanan wilayah perbatasan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berada di daerah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk terus memperkuat kolaborasi bersama TNI dalam mendukung percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah, khususnya kawasan kepulauan.
"Marilah kita jadikan Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026 ini sebagai momentum memperkuat persatuan, mempererat semangat gotong royong, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Sulawesi Utara dari wilayah terdepan, terluar, dan yang paling dekat dengan masyarakat," tegas Gubernur.
Pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026 di Talaud dan Sangihe diharapkan menjadi model kolaborasi strategis antara pemerintah dan TNI dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif, memperkuat konektivitas wilayah perbatasan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


