Postingan Populer

Total Tayangan Halaman

Iklan

Gubernur YSK Tegaskan Perlindungan Anak Investasi Masa Depan Sulut, HAN ke-42 Jadi Momentum Aksi Nyata

Swara Manado News
Senin, 03 Agustus 2026, 11:56 WIB Last Updated 2026-08-03T03:56:33Z


MANADO
– Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Sulawesi Utara menjadi momentum mempertegas komitmen pemerintah dalam menjamin hak dan perlindungan anak. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.


Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (3/8/2026), yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan."


Dalam kesempatan itu, Gubernur Yulius Selvanus membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Hari Anak Nasional tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi harus menjadi penggerak lahirnya kebijakan dan tindakan nyata dalam memenuhi hak-hak anak.


"Setiap anak berhak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai harkat dan martabat kemanusiaannya. Anak juga harus terlindungi dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, penelantaran, perundungan, hingga berbagai ancaman di ruang digital," tegasnya.


Menurut Gubernur, anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk didengar serta dilibatkan dalam berbagai keputusan sesuai usia dan tingkat kematangannya.


Ia menilai investasi terbesar suatu daerah bukan hanya pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui perlindungan dan pemenuhan hak anak.


"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak agar lahir generasi yang cerdas, berkarakter, berani, serta siap menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.


Untuk memperkuat perlindungan anak, Pemprov Sulut terus mendorong sinergi lintas sektor dengan melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah kabupaten dan kota.


Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci karena perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.


Pemerintah juga mengembangkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA) sebagai strategi terpadu dalam mencegah kekerasan terhadap anak, memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan keamanan ruang digital, serta mempercepat penanganan kasus kekerasan.


Upaya itu diperkuat melalui kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) yang mengajak seluruh lapisan masyarakat menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.


Dengan mengusung tagline "Sayang Anak, Sayang Indonesia," Gubernur Yulius Selvanus mengajak seluruh pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, komunitas, hingga keluarga untuk aktif mengambil bagian dalam gerakan perlindungan anak.


Ia juga mengingatkan anak-anak agar tidak takut melapor apabila mengalami maupun menyaksikan tindak kekerasan. Pemerintah telah menyediakan layanan SAPA 129 sebagai saluran pengaduan dan perlindungan bagi perempuan dan anak.


Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Sulawesi Utara menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk memastikan setiap anak memperoleh hak atas pendidikan, perlindungan, kesempatan yang setara, serta ruang tumbuh yang aman.


Melalui langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara optimistis mampu melahirkan generasi penerus yang berkualitas sebagai fondasi menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gubernur YSK Tegaskan Perlindungan Anak Investasi Masa Depan Sulut, HAN ke-42 Jadi Momentum Aksi Nyata

Terkini

Iklan