Swaramanadonews.com, Sulut - Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw membuka pelaksanaan Rapat Kerja Daerah Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Sulawesi Utara bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan Tema : Akselerasi penurunan Sunting melalui penguatan Program Bangga Kencana dan Konvergensi Lintas Sektor, yang bertempat di Peninsula Hotel Manado, Rabu (13 /04/2022)
Pada kesempatan ini Wagub Kandouw memberikan apresiasi karena dalam penanganan Stunting di Sulut saat ini turut melibatkan Perguruan Tinggi baik Swasta maupun negeri dengan melakukan MoU dengan segenap Rektor,
"Kita jangan lupa untuk pembangunan sumber daya manusia kita, karena itu saya senang telah dilakukan MoU dengan Rektor-rektor, karena ini resiprositas ada benang merah antara penanganan stunting dengan SDM ini, spektrumnya antara lain bahwa seluruh Stekholder kemasyarakatan harus terlibat dan ikut serta dalam pencegahan stunting ini," ujar Wagub Kandouw Dalam sambutannya.
Menurutnya ini merupakan tugas yang mulia dibeberapa negara maju memang untuk proses penanganan ibu melahirkan dilakukan secara terencana sejak dini, sejak masih dalam kandungan namun di Sulut paling tidak upaya, ikhtiar, semangat dan rencana kita untuk menghasilkan SDM yang baik dan tidak stunting haruslah kita dukung bersama.
"Buktinya karena presiden kita sangat perduli dengan masalah stunting, jadi hal ini menjadi salah satu tugas yang diberikan bagi kita semua," urai Wagub Kandouw.
Menurutnya pula walaupun di Sulut tercatat pertumbuhan Stuntingnya tidak tinggi namun tetap saja ada bahkan di beberapa kabupaten kota dinyatakan rawan adanya stunting karenanya melalui Rakerda ini diharapkan dapat melahirkan road map penetrasi seperti apa yang dapat dilakukan untuk selanjutnya direkomendasikan.
Ditemui usai kegiatan Wagub Kandouw mengatakan kagiatan sangat bagus apalagi melibatkan segenap perguruan tinggi dimana telah dilakukan MOU.
"Saya sangat setuju dengan melibatkan perguruan tinggi dalam penanganan stunting, agar supaya upaya-upaya kita melahirkan SDM-SDM yang cerdas dan tangguh itu lebih cepat terlaksana," tutur Wagub Kandouw.
Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tandayu kepada Swaramanadonews.com mengatakan bahwa sebelumnya BKKBN Sulut telah melaksanakan kegiatan Pra Rakerda dan telah membuat strategi kebijakan bagi Kabupaten/kota untuk menyelesaikan kegiatannya tahun 2022 secara akselerasi.
"Ini diperkuat dengan kehadiran Bapak Wakil Gubernur dan besok ada pelantikan yang akan dilakukan Bapak Gubernur, artinya bahwa pemimpin-pemimpin di Sulut ini sangat memperhatikan soal penanganan Stunting di Sulut, kabupaten/kota jangan pernah menganggap stunting itu tidak penting, menciptakan SDM unggul untuk Indonesia Emas tahun 2045 harus dimulai dari sekarang," tutur Diano Tandayu.
Turut hadir dalam kesempatan ini segenap Kepala Perangkat Daerah lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara para pejabat di 15 Kabupaten kota di Sulut serta dari unsur Forkopimda Provinsi Sulut.
(ELVIS)